TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Suara raungan mesin khas di udara seketika memecah keheningan lereng Gunung Galunggung pada Selasa (30/6/2026) pagi. Tiga buah layang paramotor milik personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) Lanud Wiriadinata tampak meliuk-liuk indah di langit Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Aksi akrobatik memukau tersebut mendadak menjadi hiburan massal bagi warga setempat, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Bagi sebagian besar masyarakat kaki gunung, pemandangan olahraga kedirgantaraan ini merupakan hal baru yang pertama kali mereka saksikan secara langsung. Riuh rendah decak kagum terdengar saat ketiga penerbang melakukan manuver tajam dan rendah di udara. Sejumlah warga tampak melongo heran, sementara sebagian besar lainnya bergegas merogoh kantong guna mengabadikan momen langka tersebut menggunakan kamera ponsel pintar mereka.
Salah seorang warga Desa Linggajati, Eki Rizkia Maulida, mengaku sangat terkejut sekaligus bangga desa mereka kedatangan atraksi spektakuler seperti ini.
"Sebenarnya kalau saya sendiri baru kali ini melihat atraksi paramotor, soalnya memang kegiatan seperti ini baru pertama kali digelar di sini. Sebelumnya belum pernah lihat juga, jadi agak aneh, kaget, dan merupakan suatu hal yang luar biasa bagi aku sebagai warga desa," ungkap Eki penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa aksi ekstrem tersebut memberikan pengalaman visual yang sangat seru. "Seru ya barusan di atas ada aksi paramotor meliuk-liuk di udara. Cukup excited bagi saya yang sebetulnya tidak terlalu suka keramaian. Saya abadikan juga lewat foto dan video, maklum bagi kami warga desa ini hal yang sangat unik," tambahnya.
Atraksi dirgantara yang menyedot perhatian publik ini bukan sekadar hiburan visual semata, melainkan bagian dari rangkaian program unggulan kemanunggalan TNI dengan rakyat bertajuk "Serbuan Teritorial Pusterau" di Kabupaten Tasikmalaya. Agenda besar ini diselenggarakan langsung oleh Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara (Pusterau) yang berlangsung dari 29 Juni s.d. 1 Juli 2026 di bawah kepemimpinan Kepala Pusterau (Kapusterau) Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono, S.E., M.M.
Diwawancarai di sela-sela peninjauan lapangan, Kapusterau Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono membenarkan tingginya animo masyarakat lokal terhadap kedatangan tim dirgantara TNI AU. Pihaknya sengaja menghadirkan atraksi paramotor sebagai langkah awal edukasi sekaligus pemantik minat kedirgantaraan bagi warga di daerah.
"Kami melihat antusiasme warga sangat luar biasa di sini. Oleh karena itu, kami menyuguhkan olahraga dirgantara, salah satunya paramotor. Sebetulnya masih banyak jenis olahraga kedirgantaraan lainnya, namun untuk kesempatan kali ini kami optimalkan atraksi paramotor terlebih dahulu," jelas Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono.
Lebih lanjut, Kapusterau menjelaskan bahwa kehadiran TNI AU di Desa Linggajati mengemban misi yang lebih strategis dari sekadar demonstrasi udara. "Selain itu, dalam rangkaian Serbuan Teritorial ini kami juga meresmikan sekaligus memberikan sertifikasi resmi untuk lokasi venue paralayang di wilayah Kabupaten Tasikmalaya," pungkasnya.
Langkah sertifikasi lokasi ini dinilai krusial untuk memastikan standardisasi kelayakan udara dan keamanan teknis, sehingga ke depan fasilitas tersebut dapat digunakan sebagai pusat pembinaan atlet nasional maupun destinasi wisata minat khusus (sport tourism) yang mampu mendongkrak perekonomian lokal masyarakat sekitar kaki Gunung Galunggung.