Tasikmalaya, NewTasikmalaya.com - Menghadapi potensi musim kemarau yang mulai berdampak di sejumlah wilayah, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara, meminta seluruh lurah meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan sekaligus memperkuat koordinasi dengan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Pertemuan Bulanan Forum Lurah Kota Tasikmalaya yang digelar di Aula Kelurahan Argasari, Senin (29/6/2026). Forum tersebut menjadi ajang koordinasi antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dengan para lurah untuk membahas berbagai persoalan kewilayahan yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Diky Candra menegaskan bahwa lurah merupakan unsur pemerintahan yang berada di garis terdepan dalam pelayanan publik karena berinteraksi langsung dengan warga setiap hari. Oleh sebab itu, lurah diharapkan mampu mendeteksi sejak dini berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masing-masing, termasuk potensi krisis air bersih akibat musim kemarau.
"Forum Lurah menjadi ruang strategis untuk menyampaikan program pemerintah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Berbagai persoalan yang muncul di lapangan harus segera diidentifikasi agar penanganannya dapat dilakukan lebih cepat," ujarnya.
Selain membahas peningkatan kualitas pelayanan publik, para peserta juga menyoroti potensi dampak musim kemarau yang diperkirakan dapat memicu kekeringan di beberapa wilayah Kota Tasikmalaya. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi sejak awal melalui koordinasi lintas sektor agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Diky menegaskan bahwa penanganan persoalan di tingkat kelurahan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat kelurahan, RT, RW, hingga masyarakat agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara efektif.
Ia berharap komunikasi yang terbangun melalui Forum Lurah semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian, berbagai program Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat tersampaikan secara optimal, sementara persoalan yang dihadapi warga dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Menghadapi musim kemarau, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga mendorong para lurah untuk terus memantau kondisi wilayah masing-masing serta segera melaporkan apabila terdapat daerah yang mulai mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih. Langkah antisipatif dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan dampak kekeringan terhadap aktivitas dan kebutuhan masyarakat.