Ikuti Kami :

Disarankan:

Raih Peringkat Pertama Kompetisi WJIC, Perumdam Tirta Anom Kota Banjar Jajaki Investasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:12 WIB
Raih Peringkat Pertama Kompetisi WJIC, Perumdam Tirta Anom Kota Banjar Jajaki Investasi
Raih Peringkat Pertama Kompetisi WJIC, Perumdam Tirta Anom Kota Banjar Jajaki Investasi. Foto: Sukirman.

Perumdam Tirta Anom Kota Banjar jauhari investasi usai raih juara di WJIC. Perusahaan bidik kerja sama skema bagi hasil untuk kembangkan layanan air minum di Banjar Timur.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Anom Kota Banjar membuka peluang kerja sama strategis dengan pihak investor guna mengembangkan potensi usaha dan mendongkrak pendapatan perusahaan.

Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, E. Fitrah Nurkamilah, menyampaikan bahwa perusahaan yang dipimpinnya berhasil meraih peringkat pertama sekaligus menembus 12 besar dalam ajang kompetisi West Java Investment Challenge (WJIC) usai melampaui serangkaian tahapan seleksi ketat.

“Alhamdulillah, dari sekian peserta yang mengikuti dan setelah melalui beberapa kali seleksi, kita mendapatkan peringkat pertama dan masuk dalam 12 besar,” ujar Fitrah usai menerima kunjungan dari sejumlah instansi dan lembaga lintas sektor, Kamis (1/10/2026).

Terkait pola kemitraan yang dibidik, Fitrah menegaskan bahwa pihak Perumdam menginginkan skema saling menguntungkan (win-win solution) yang berorientasi pada peningkatan kinerja operasional.

Skema bagi hasil (profit sharing) menjadi opsi utama yang diharapkan dapat diterapkan. Melalui formulasi tersebut, pembagian hasil antara perusahaan dan investor dikalkulasikan berdasarkan persentase pertumbuhan pendapatan yang tercipta dari hasil kerja sama.

“Kalau kita, inginnya kerja sama itu berbentuk bagi hasil. Jadi, setiap ada peningkatan pendapatan atau kinerja, hasilnya akan kita bagi dengan investor. Bukan dalam bentuk investasi pinjaman,” tegas Fitrah.

Sinyal positif ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Banjar yang juga tengah mengupayakan hadirnya investasi untuk memperluas jangkauan cakupan layanan air minum bagi masyarakat.

Wali Kota Banjar, Sudarsono, membeberkan bahwa saat ini proses jajak pendapat masih berada pada tahap pemetaan dan survei potensi lapangan.

“Lagi survei dulu, investasinya juga belum kita bahas. Mereka mau melihat potensi yang ada di Kota Banjar seperti apa. Nanti setelah itu baru kita berbicara tentang hal tersebut,” beber Sudarsono.

Sudarsono menyebut kawasan Banjar Timur diproyeksikan menjadi salah satu opsi lokasi pengembangan jaringan. Pemkot Banjar juga intens membangun komunikasi bersama instansi perbankan guna menjajaki opsi dukungan pendanaan.

“Titiknya mungkin nanti kita lihat, kemungkinan di Banjar Timur,” pungkas Sudarsono.

Hingga saat ini, estimasi nilai investasi, sumber pendanaan pasti, hingga linimasa pelaksanaan proyek tersebut masih dalam tahap pengkajian mendalam.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement