Ikuti Kami :

Disarankan:

Safari Ramadan di Lapas Ciamis, Kakanwil Pemasyarakatan Jabar Soroti Inovasi Layanan dan Program Pemberdayaan Warga Binaan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:19 WIB
Safari Ramadan di Lapas Ciamis, Kakanwil Pemasyarakatan Jabar Soroti Inovasi Layanan dan Program Pemberdayaan Warga Binaan
Safari Ramadan di Lapas Ciamis, Kakanwil Pemasyarakatan Jabar Soroti Inovasi Layanan dan Program Pemberdayaan Warga Binaan. Foto: Febrian Libelvalen.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, menyoroti berbagai inovasi pelayanan yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ciamis saat melakukan kunjungan dalam rangka Safari Ramadan, Selasa (10/3/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, menyoroti berbagai inovasi pelayanan yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ciamis saat melakukan kunjungan dalam rangka Safari Ramadan, Selasa (10/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi jajaran pemasyarakatan untuk melihat langsung perkembangan pelayanan serta program pembinaan yang dijalankan di Lapas Ciamis. Kusnali menilai sejumlah perubahan yang dilakukan merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan, baik bagi masyarakat maupun warga binaan.

“Yang tadinya tidak ada menjadi ada. Ini semata-mata untuk meningkatkan kualitas layanan,” ujar Kusnali.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah hadirnya layanan terpadu di bagian depan lapas. Fasilitas tersebut dirancang untuk mempermudah masyarakat, khususnya keluarga warga binaan, dalam mengakses berbagai kebutuhan pelayanan.

Kusnali menjelaskan, layanan terpadu itu meliputi layanan informasi, pengaduan, hingga berbagai keperluan administrasi lainnya.

“Di depan kita sudah melihat ada layanan terpadu. Ada layanan informasi, pengaduan dan lainnya. Artinya penerima layanan bisa langsung mendapatkan manfaat dari perubahan yang dilakukan oleh Lapas Ciamis,” katanya.

Selain meninjau area pelayanan publik, Kusnali juga memeriksa kondisi fasilitas di dalam lapas. Ia mengapresiasi upaya penataan ruang yang dinilai cukup baik sehingga lingkungan tetap tertata dan tidak terlalu padat.

“Kita lihat kondisi di dalam juga diatur sedemikian rupa sehingga tidak terlalu padat. Ada penambahan fasilitas dan juga layanan untuk kebutuhan sehari-hari seperti tempat mandi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Lapas Ciamis juga terus mendorong program pembinaan bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Salah satunya melalui kerja sama dengan sejumlah yayasan dalam produksi kerajinan, seperti pembuatan alat pancing ikan, belit, hingga berbagai produk anyaman.

Menurut Kusnali, program tersebut tidak hanya memberikan keterampilan bagi warga binaan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pemasaran produk.

“Kita hanya menyiapkan tempat dan tenaga. Sementara material dan pemasaran dikerjakan bersama mitra. Ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan warga binaan,” jelasnya.

Selain itu, di lingkungan lapas juga terdapat D’Laci Cafe yang menjadi sarana pemasaran produk-produk hasil karya warga binaan dan pelaku UMKM. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi media edukasi sekaligus memberikan peluang penghasilan bagi warga binaan.

Kusnali menegaskan bahwa peran petugas pemasyarakatan tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menjalankan berbagai program pembinaan untuk mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat.

“Petugas pemasyarakatan bukan hanya membuka dan menutup kunci kamar. Banyak kegiatan pembinaan yang dilakukan untuk membekali warga binaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai peningkatan layanan yang dilakukan di Lapas Ciamis merupakan bagian dari upaya mendorong reformasi sistem pemasyarakatan di Jawa Barat.

Kusnali juga mengingatkan seluruh jajaran pemasyarakatan agar memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi sesuai aturan yang berlaku, termasuk pemberian remisi.

“Kami menekankan kepada seluruh jajaran agar memastikan hak warga binaan seperti remisi benar-benar terpenuhi. Jangan sampai ada yang seharusnya mendapat hak tapi terlewatkan,” katanya.

Melalui berbagai inovasi pelayanan dan program pembinaan tersebut, diharapkan Lapas Ciamis mampu memberikan pelayanan yang semakin baik serta membawa manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement