Jadwal Sholat Hari Ini di Kabupaten Tasikmalaya, Jumat 19 Juni 2026
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Prodi Teknik Sipil dan FIK Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menggelar pelatihan pembuatan eco-enzyme berbasis sampah organik bagi kader PKK di Kelurahan Sukahurip, Kota Tasikmalaya, Kamis (18/6/2026).
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Sejumlah dosen dari Program Studi (Prodi) Teknik Sipil berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Prodi Gizi Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Sukahurip, Kota Tasikmalaya, pada Kamis (18/6/2026) pagi.
PKM dengan Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat 2026 ini mengusung tema "Pengembangan Eco Enzyme sebagai Strategi Pengurangan Sampah Organik Keluarga".
Tim PKM ini diketuai oleh Andhy Romdani, S.T., M.Eng., Ph.D., dengan anggota Dr. Iseu Siti Aisyah, S.P., M.Kes., Neni, S.ST., M.Kes., Dr. Ir. Empung, M.T., Muhamad Anugerah Ramadhan, M.T., dan Ir. Muh Ridha Al Mustafa, M.T.
Dalam kegiatan ini, para dosen dibantu sejumlah mahasiswa, di antaranya Muhamad Arkhan Alhakim, Muhammad Arib Putra Widodo, Imam Rijal Fathuddin, Azhar Firdaus, Hardy Lowrensius Sianturi, Haniful Birri Ramdani, dan Raja Haykal Abdullah.
Ketua Tim PKM Andhy Romdani, S.T., M.Eng., Ph.D., menekankan pentingnya kesadaran warga dalam mengelola sampah organik. Pelatihan pembuatan eco enzyme yang digelar di Kelurahan Sukahurip ini, dikatakan Andhy, menyasar kader PKK sebagai penggerak di tingkat rumah tangga.
"Tujuan kita tentunya untuk menyadarkan warga, terutama produsen sampah, supaya lebih peka terhadap kesehatan lingkungan," ujar Andhy.
Dalam pelatihan ini, ia menyebut, pihaknya menghadirkan langsung seorang narasumber dari Rumah Anggur Margaharja, Marhaban Syaiful Hamid. Di sana, para peserta diajarkan mengolah sampah organik menjadi eco enzyme. Bahan bakunya, dijelaskan dia, berupa kulit buah dan sisa makanan basah yang difermentasikan sekitar tiga bulan.
"Eco enzyme terbuat dari limbah organik seperti kulit buah-buahan, sisa makanan yang basah, kemudian difermentasi sekitar tiga bulan. Di sini dilatih penggerak PKK supaya nanti dipraktikkan," ucapnya.
Pelatihan tidak hanya sekadar materi, tetapi mereka juga langsung mempraktikkan pembuatan eco enzyme. "Nantinya sampel hasil fermentasi tiga bulan akan diperlihatkan ke peserta," katanya.
Menurutnya, manfaat eco enzyme sangat beragam. Selain sebagai pupuk cair penyubur tanah, cairan hasil fermentasi itu juga bisa dipakai untuk cuci piring, pewangi toilet, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
"Dan menurut saya, sedikit banyak dapat mengurai permasalahan sampah di Kota Tasikmalaya," terangnya.
Pemilihan lokasi di Kelurahan Sukahurip sengaja dilakukan karena berada di pusat kota dan dekat dengan Kampus Unsil. Ia berharap ilmu yang diberikan bisa cepat menyebar ke masyarakat luas.
"Kami dari Unsil sangat konsen terhadap kesehatan lingkungan, karena kalau lingkungan sehat, kita nyaman untuk tinggal," jelasnya.
Ia juga berharap, ada kerja sama berkelanjutan antara Pemkot Tasikmalaya, kelurahan, kader PKK, dan akademisi untuk menekan persoalan sampah di Kota Tasikmalaya. "Yuk kita bersatu untuk mengurangi permasalahan sampah di Kota Tasikmalaya," ajaknya.
Sementara itu, Lurah Sukahurip Budi Darsono menyambut baik hadirnya dosen Unsil Tasikmalaya yang membawa solusi dalam mengurangi sampah di Kota Tasikmalaya, khususnya di wilayahnya.
"Justru kami sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Unsil terkait pengolahan sampah organik, tentunya ini menjadi suatu solusi bagi kami di lingkungan dan edukasi bagi kader-kader yang mengikuti kegiatan hari ini," ungkap Budi.
Menurut Budi, inovasi yang diluncurkan sangat memberikan manfaat terhadap dampak lingkungannya.
"Ini bukan hanya seremonial tapi ini akan berkelanjutan, akan menjadi suatu kerja sama yang baik. Tentunya kami sangat berharap dari akademisi bisa bekerja sama dengan pemerintah khususnya di tingkat bawah, yaitu di kami kelurahan, untuk bersama-sama menuntaskan permasalahan sampah ini," pungkasnya.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Jadwal sholat hari ini di Kota Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi meninjau Kantor UPTD PPA Kota Tasikmalaya bersama Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan pada Kamis (18/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPPA mengimbau korban kekerasan untuk berani melapor dan menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga dari hulu.