CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terus mengintensifkan upaya dalam menyukseskan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni dengan menerjunkan prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur), satuan yang memiliki keahlian di bidang konstruksi dan teknik sipil.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-126 Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf Afiid Cahyono, menjelaskan bahwa personel Yonzipur telah disebar ke sejumlah titik pelaksanaan TMMD.
“Di antaranya di Dusun Sukaharja, Karangtengah, dan Cikadondong. Di sana, para prajurit Zipur akan menyelesaikan beberapa sasaran fisik yang sudah ditentukan,” ujar Afiid kepada wartawan, Senin (13/10/2025).
Program TMMD ke-126 menargetkan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan penghubung antar-dusun, jembatan kecil, serta berbagai fasilitas umum yang menunjang aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu prajurit Yonzipur 3/Yudha Wyoghra Kodam III/Siliwangi, Koptu Deki, menyebutkan bahwa kemampuan di bidang konstruksi menjadi keahlian wajib bagi setiap personel Zipur.
“Kami tidak hanya dituntut jago perang, tapi juga harus piawai dalam bidang konstruksi. Itu bagian dari tugas kami dalam mendukung pembangunan di daerah,” kata Deki.
Pelaksanaan TMMD di Ciamis tak hanya melibatkan unsur TNI dan instansi terkait, tetapi juga mendapat dukungan aktif dari masyarakat setempat. Warga turut berpartisipasi dalam berbagai tahapan pembangunan, mulai dari penyediaan tenaga kerja hingga pengawasan kegiatan di lapangan.
Menurut Letkol Afiid, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan TMMD.
“Kehadiran masyarakat sangat membantu. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan,” ujarnya.
Program TMMD ke-126 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan dan diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga desa di Kabupaten Ciamis.