Ikuti Kami :

Disarankan:

Upaya Tingkatkan Kualitas Pendidikan, 7 SDN di Kota Tasikmalaya Akan Dimerger Tahun Ini

Kamis, 16 Juli 2026 | 15:11 WIB
Upaya Tingkatkan Kualitas Pendidikan, 7 SDN di Kota Tasikmalaya Akan Dimerger Tahun Ini
Upaya Tingkatkan Kualitas Pendidikan, 7 SDN di Kota Tasikmalaya Akan Dimerger Tahun Ini. Foto: Kristian.

Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya berencana melakukan merger terhadap tujuh Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tersebar di beberapa kecamatan tahun ini. Kepala Disdik Rojab Riswan Taufik menegaskan langkah ini diambil guna pemerataan fasilitas, efisiensi lokasi sekolah yang berdekatan, serta peningkatan mutu SDM guru.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, sebanyak tujuh Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Tasikmalaya direncanakan akan digabung atau dimerger pada tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (16/7/2026) siang.

"Tahun ini akan ada tujuh sekolah yang akan dilakukan merger," kata Rojab kepada wartawan.

Saat ini, lanjut Rojab, Disdik Kota Tasikmalaya tengah melakukan pendataan dan validasi bagi sekolah-sekolah sasaran. Penggabungan sekolah ini utamanya menyasar sekolah yang lokasinya berada dalam satu kompleks atau saling berdekatan. Program ini juga dipastikan sebagai bagian dari rencana strategis jangka panjang Disdik.

"Sekarang proses masih berlanjut, dan pendataan Dapodik. Dan ini program sudah lama. Serta ini yang akan dimerger tersebar di beberapa kecamatan. Kita aplikasikan hari ini dan beberapa pertimbangan serta verifikasi," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa langkah penggabungan ini diambil bukan karena sekolah-sekolah tersebut kekurangan jumlah siswa, melainkan murni karena pertimbangan efisiensi lokasi yang berada di satu area. Kebijakan ini sekaligus menjadi solusi untuk mengatasi ketimpangan fasilitas serta memberikan hak belajar yang setara dan lebih berkualitas bagi seluruh peserta didik.

"Kaya Galunggung dulu banyak, kalau sekarang jadi satu sekolah. Dan ini bukan karena kekurangan siswa. Merger ini juga sebagai upaya pemerataan sekolah serta peningkatan SDM Guru di Kota Tasikmalaya," tegas Rojab.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement