VIDEO: Kemarau Panjang, Warga Desa Cijulang Ciamis Kembali Terima Bantuan 45 Ribu Liter Air Bersih
Hingga 29 September 2026, BPBD Ciamis dan PDAM Tirta Galuh telah menyalurkan total 45.000 liter air bersih kepada warga terdampak,
Disarankan:
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, memicu bencana tanah longsor di Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju, Senin (11/5/2026) malam.
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, memicu bencana tanah longsor di Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju, Senin (11/5/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu menyebabkan enam rumah warga terdampak, dua di antaranya rusak berat hingga tak lagi layak dihuni.
Camat Cihaurbeuti Enok Kursilah mengatakan, tingginya curah hujan menjadi pemicu utama bencana tersebut.
“Penyebabnya intensitas hujan terlalu tinggi sehingga mengakibatkan longsor di beberapa wilayah,” kata Enok, Selasa (12/5/2026).
Menurut Enok, longsor semakin parah setelah pohon bambu roboh dan menutup saluran irigasi di sekitar lokasi kejadian. Akibatnya, aliran air tertahan dan meluap ke area permukiman.
“Dampaknya ada luapan dari irigasi, irigasi tertimpa pohon bambu sehingga terjadi tumpukan air meluap,” ujarnya.
Enok menjelaskan, kejadian bermula saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga malam hari. Material longsor kemudian menimpa bangunan milik warga.
Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya delapan kepala keluarga terdampak dalam kejadian tersebut.
“Yang terdampak itu ada 8 KK dan 6 rumah, tapi dua rumah sudah tidak bisa ditempati sama sekali,” kata Enok.
Meski kerusakan cukup serius, tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Warga yang rumahnya rusak untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
“Korban jiwa Alhamdulillah tidak ada. Untuk sementara mengungsinya ke rumah saudaranya,” ujarnya.
Selain merusak rumah warga, longsor juga berdampak pada sebuah musala kecil di sekitar lokasi.
“Musala itu tertutup di bagian belakang dekat rumah yang ambruk,” kata Enok.
Pemerintah Kecamatan Cihaurbeuti bersama BPBD Kabupaten Ciamis, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan relawan kini masih berada di lokasi untuk melakukan asesmen serta penanganan darurat.
Hingga Selasa siang, warga bersama petugas masih bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup rumah dan akses di sekitar permukiman. Pemerintah daerah juga terus memantau potensi longsor susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah Ciamis.
Hingga 29 September 2026, BPBD Ciamis dan PDAM Tirta Galuh telah menyalurkan total 45.000 liter air bersih kepada warga terdampak,
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.
PLN UP3 Tasikmalaya melakukan pemeliharaan jaringan melalui kegiatan Payung Geulis pada Penyulang CSGA Ciamis untuk menjaga keandalan dan keamanan sistem kelistrikan.