Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Hujan Guyur Jalur Gentong Malam Ini, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Terjunkan Tim Urai hingga Perbatasan Malangbong Garut

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:44 WIB

Memasuki malam ketiga Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota mengerahkan kekuatan penuh guna menembus kepadatan di Jalur Arteri Selatan Jawa Barat. Sebanyak 25 personel khusus yang tergabung dalam Tim Urai diterjunkan untuk mengurai antrean kendaraan yang mengular dari kawasan Gentong hingga wilayah Malangbong, Kabupaten Garut, Senin (23/3/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Memasuki malam ketiga Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota mengerahkan kekuatan penuh guna menembus kepadatan di Jalur Arteri Selatan Jawa Barat. Sebanyak 25 personel khusus yang tergabung dalam Tim Urai diterjunkan untuk mengurai antrean kendaraan yang mengular dari kawasan Gentong hingga wilayah Malangbong, Kabupaten Garut, Senin (23/3/2026).

Langkah agresif ini diambil menyusul peningkatan volume kendaraan yang terus terjadi sejak pagi hingga malam hari. Jalur Gentong, yang menjadi titik lelah bagi para pebalik dari arah Jawa Tengah dan Priangan Timur, terpantau mengalami kepadatan intens di beberapa titik tanjakan kritis.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, menegaskan bahwa penempatan Tim Urai ini bertujuan untuk memastikan tidak ada titik statis yang mengunci pergerakan kendaraan.

"Malam ini kami terjunkan 25 Tim Urai. Fokus mereka adalah menyisir antrean mulai dari Gentong Tasikmalaya hingga masuk ke wilayah Malangbong. Kami ingin memastikan meskipun volume kendaraan meningkat tajam, roda tetap harus berputar," tegas AKP Riki di Pos Terpadu Letter U Gentong, Senin malam.

Situasi di lapangan semakin menantang saat kawasan Gentong mulai diguyur hujan sekira pukul 20.08 WIB. Kondisi jalan yang basah dan licin, ditambah kontur tanjakan serta turunan tajam, menuntut kewaspadaan ekstra baik dari petugas maupun pengguna jalan.

AKP Riki mengimbau para pengendara, terutama roda dua dan pengemudi angkutan berat, untuk menjaga jarak aman dan tidak memaksakan mendahului di jalur berkelok saat kondisi aspal basah.

"Kami all out memberikan pelayanan, namun keselamatan pengendara adalah yang utama. Hujan mulai turun, kami imbau masyarakat untuk lebih waspada, periksa kembali sistem pengereman, dan tetap bersabar dalam antrean," tambahnya.

Hingga pukul 20.15 WIB, arus lalu lintas dari arah Tasikmalaya menuju Bandung terpantau masih padat merayap. Tim Urai tampak aktif melakukan penarikan arus di titik-titik penyempitan jalur guna mengantisipasi penumpukan yang lebih parah seiring dengan mulai bergeraknya arus balik dini para pekerja sektor swasta.

"Gentong selalu menjadi titik ramai saat arus balik. Kehadiran Tim Urai di sepanjang jalur hingga perbatasan Garut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kelancaran bagi masyarakat yang hendak kembali ke perantauan," pungkas AKP Riki.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement