Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Jelang Iduladha 2026, Pedagang Kulit Ketupat Musiman Mulai Bermunculan di Tasikmalaya

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:20 WIB

Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, pedagang kulit ketupat musiman mulai bermunculan di sejumlah titik di Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, pedagang kulit ketupat musiman mulai bermunculan di sejumlah titik di Kota Tasikmalaya.

Pantauan pada Senin (25/5/2026) pagi, para pedagang terlihat berjajar di pinggir Jalan Raya Cibeuti, Kelurahan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Mereka menjajakan kulit ketupat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan membuat ketupat saat perayaan Iduladha atau Hari Raya Kurban.

Salah seorang pedagang, Sandi Septian, mengatakan momentum Lebaran, baik Idulfitri maupun Iduladha, menjadi kesempatan bagi dirinya untuk meraup penghasilan tambahan dari berjualan kulit ketupat.

“Kalau saya rutin setahun dua kali jualan, pas menjelang Idulfitri dan Iduladha. Karena pasti banyak orang yang akan membuat ketupat,” ujar Sandi saat ditemui di lokasi.

Ia mengaku baru membuka lapaknya pada Senin pagi. Meski baru mulai berjualan, hingga pukul 10.00 WIB masyarakat sudah mulai berdatangan untuk membeli kulit ketupat.

“Baru mulai jualan hari ini. Lumayan sudah ramai, tapi kemungkinan besok menjelang Iduladha akan lebih ramai lagi,” katanya.

Kulit ketupat yang dijual Sandi dibuat sendiri menggunakan daun kelapa muda. Ia menjualnya dengan harga Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per ikat yang berisi 10 buah cangkang ketupat.

Pedagang asal Kecamatan Salawu tersebut mengaku membawa sekitar 1.000 kulit ketupat dalam satu karung besar untuk dijual selama momentum Iduladha.

“Harga biasa Rp10 ribu, Rp15 ribu dua ikat. Satu ikat isinya 10 buah. Sekarung besar bawa sekitar 1.000 biji dan Alhamdulillah selalu habis,” ucapnya.

Sandi memilih kawasan Jalan Raya Cibeuti sebagai lokasi berjualan karena dinilai strategis dan ramai dilalui masyarakat.

“Memilih jualan di sini karena cepat habis, saingannya tidak banyak dan ramai orang lewat, jadi cocok,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement