VIDEO: Kemarau Panjang, Warga Desa Cijulang Ciamis Kembali Terima Bantuan 45 Ribu Liter Air Bersih
Hingga 29 September 2026, BPBD Ciamis dan PDAM Tirta Galuh telah menyalurkan total 45.000 liter air bersih kepada warga terdampak,
Disarankan:
Pindang gunung, kuliner khas nelayan Pangandaran, menjadi menu andalan Cafe N’ter Food Pangandaran dan laris diburu wisatawan selama libur Tahun Baru 2026.
PANGANDARAN, NewsTasikmalaya.com - Pindang gunung, kuliner khas nelayan Pangandaran, menjadi menu andalan Cafe N’ter Food Pangandaran dan laris diburu wisatawan selama libur Tahun Baru 2026. Meski baru beroperasi sekitar 10 hari, kafe ini mampu menjual puluhan hingga ratusan porsi pindang gunung setiap harinya.
Cafe N’ter Food berlokasi strategis di kawasan kampung wisata Pangandaran, tak jauh dari pintu masuk objek wisata dan tepat di depan ikon tulisan Grand Pangandaran. Pada malam hari, kafe ini tampil mencolok dengan dekorasi lampu yang estetik, menarik perhatian wisatawan yang melintas. Namun, bukan hanya suasana yang menjadi daya tarik, sajian pindang gunung menjadi magnet utama bagi pengunjung.
Pemilik Cafe N’ter Food Pangandaran, Nanang Sanudin, menjelaskan bahwa pindang gunung merupakan makanan khas nelayan Pangandaran yang memiliki sejarah panjang dan filosofi tersendiri.
“Pindang gunung itu makanan khas nelayan Pangandaran. Disebut pindang gunung karena dulunya dimasak oleh orang-orang yang tinggal di daerah pegunungan,” ujar Nanang, Minggu (4/1/2026).
Ia menuturkan, pada masa lalu wilayah Pangandaran masih didominasi kawasan hutan. Para nelayan yang menangkap ikan di laut membawa hasil tangkapan tersebut ke daerah pegunungan untuk dimasak, kemudian kembali ke pesisir untuk disantap.
“Dulu Pangandaran itu masih hutan. Ikan hasil tangkapan dibawa ke gunung, dimasak di sana, lalu dibawa kembali ke Pangandaran untuk dimakan di pesisir,” jelasnya.
Sebagai putra daerah, Nanang mengaku memiliki komitmen kuat untuk melestarikan dan memperkenalkan kuliner lokal kepada wisatawan.
“Alhamdulillah, sebagai putra daerah kami merasa berkewajiban mengangkat dan menjaga kuliner khas Pangandaran. Pindang gunung ini adalah salah satu kebanggaan daerah,” ucapnya.
Dari segi cita rasa, pindang gunung memiliki karakter yang kuat dan khas. Racikan bumbunya terdiri dari cabai, kunyit, terasi, bawang merah, serta rasa asam alami dari buah honje. Jika honje sedang tidak tersedia, daun kedondong digunakan sebagai alternatif.
“Resepnya sebenarnya sederhana, tetapi yang membuat berbeda adalah rasa khas dari honje atau daun kedondong, dipadukan dengan rempah Nusantara,” tutur Nanang.
Untuk bahan utama, Cafe N’ter Food hanya menggunakan ikan laut segar berkualitas, seperti ikan mangmung, kakap merah, bawal hitam, dan ikan kue. Dalam sehari, penjualan pindang gunung bisa mencapai 40 hingga 100 porsi, dengan harga terjangkau mulai dari Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per porsi, tergantung jenis ikan yang dipilih.
Selain pindang gunung, Cafe N’ter Food juga menawarkan beragam menu lainnya, seperti ayam goreng, ayam kampung, ayam sayur, nasi goreng cikur, serta fasilitas hiburan live music yang dapat disesuaikan untuk tamu rombongan.
Salah seorang pengunjung, Rama (26), mengaku terkesan setelah pertama kali mencicipi pindang gunung di kafe tersebut.
“Buat saya ini pengalaman kuliner baru. Cita rasa khas Pangandaran sangat terasa, terutama dari buah honje dan perpaduan rempahnya,” ujarnya.
Menurut Rama, pindang gunung layak menjadi menu wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.
“Ini hidangan yang luar biasa. Siapa pun yang datang ke Pangandaran wajib mencoba pindang gunung di Cafe N’ter Food. Harganya juga masih sangat terjangkau,” katanya.
Ia menambahkan, perpaduan rasa asam segar dari honje dan pedas cabai sangat cocok dengan lidah masyarakat Sunda, menjadikan pindang gunung sebagai kuliner lokal yang patut dibanggakan.
Hingga 29 September 2026, BPBD Ciamis dan PDAM Tirta Galuh telah menyalurkan total 45.000 liter air bersih kepada warga terdampak,
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar puji sportivitas Balad Galuh dan GCS yang tetap kondusif usai laga PSGC Ciamis vs Semen Padang FC di Stadion Galuh (26/9/2026).
Harga beras medium di Pasar Banjar turun Rp300/kg akibat sepi pembeli dan dampak penyaluran bantuan pangan pemerintah (26/9/2026).