VIDEO: Kemarau Panjang, Warga Desa Cijulang Ciamis Kembali Terima Bantuan 45 Ribu Liter Air Bersih
Hingga 29 September 2026, BPBD Ciamis dan PDAM Tirta Galuh telah menyalurkan total 45.000 liter air bersih kepada warga terdampak,
Disarankan:
Menjelang musim keberangkatan haji 1446 Hijriah, para pelaku usaha perlengkapan dan oleh-oleh haji di Kota Tasikmalaya belum merasakan adanya peningkatan omzet. Bahkan, sejumlah toko justru mengalami penurunan penjualan yang cukup drastis.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Menjelang musim keberangkatan haji 1446 Hijriah, para pelaku usaha perlengkapan dan oleh-oleh haji di Kota Tasikmalaya belum merasakan adanya peningkatan omzet. Bahkan, sejumlah toko justru mengalami penurunan penjualan yang cukup drastis.
Salah satunya dirasakan oleh Budi Sunjaya, pemilik Toko Anna yang berlokasi di Jalan Sukalaya Barat No. 61, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung. Menurut Budi, omzet tokonya mengalami penurunan lebih dari 30 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Memang tahun ini terasa sekali penurunannya, bisa dibilang lebih dari 30 persen. Kemungkinan besar disebabkan oleh makin banyaknya kompetitor, serta meningkatnya penjualan online yang menawarkan harga lebih murah. Selain itu, daya beli masyarakat juga menurun,” ungkap Budi saat ditemui di tokonya.
Penurunan ini, kata Budi, tidak hanya terjadi di tokonya, namun juga dirasakan oleh rekan-rekan seprofesi di bidang usaha yang sama.
“Kami sering komunikasi dengan teman-teman pedagang lain. Mereka juga mengalami hal serupa,” ujarnya.
Meski begitu, Budi tetap optimistis penjualan akan meningkat, terutama setelah keberangkatan jemaah haji. Ia berharap anggota keluarga jemaah akan menjadi potensi pasar yang signifikan.
“Biasanya setelah pemberangkatan haji, keluarga jemaah mulai belanja perlengkapan atau oleh-oleh. Jadi saya masih optimis,” tuturnya.
Budi menjelaskan, makanan masih menjadi produk paling banyak dicari para pembeli. Beberapa produk yang banyak diminati antara lain air Zam-zam, kurma, kismis, kacang Arab, kacang almon, dan berbagai jenis cokelat. Selain makanan, Toko Anna juga menjual perlengkapan haji lainnya seperti sajadah, tasbih, kain ihram, handuk, sarung, peci, kaus kaki, hingga mukena.
Toko yang telah berdiri sejak satu dekade lalu ini juga menawarkan paket oleh-oleh makanan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000 per paket.
“Paket standar Rp15 ribu berisi lima macam, kurma, kismis, kacang Arab, kacang almon, dan air Zam-zam. Sementara paket Rp25 ribu sudah lengkap, ditambah dua jenis cokelat dan tasbih,” jelasnya.
Menariknya, pelanggan Toko Anna tidak hanya berasal dari Tasikmalaya. Budi menyebut, pembelinya datang dari berbagai daerah seperti Ciamis, Banjar, Banjarsari, Pangandaran, Majenang, Cilacap, hingga Brebes dan Malangbong.
Hingga 29 September 2026, BPBD Ciamis dan PDAM Tirta Galuh telah menyalurkan total 45.000 liter air bersih kepada warga terdampak,
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar puji sportivitas Balad Galuh dan GCS yang tetap kondusif usai laga PSGC Ciamis vs Semen Padang FC di Stadion Galuh (26/9/2026).
Harga beras medium di Pasar Banjar turun Rp300/kg akibat sepi pembeli dan dampak penyaluran bantuan pangan pemerintah (26/9/2026).