Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Pencarian Warga Bogor yang Hanyut di Sungai Cilamajang Kawalu, Tim Gabungan Terjunkan Perahu Karet hingga Kayak

Rabu, 01 April 2026 | 20:01 WIB

Operasi pencarian (Opsar) terhadap Eko Suhari (25), warga asal Bogor yang hanyut di aliran Sungai Cilamajang, perbatasan Jalan Air Tanjung dan Kampung Nusasirna, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, masih terus berlanjut hingga Selasa (31/3/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Operasi pencarian (Opsar) terhadap Eko Suhari (25), warga asal Bogor yang hanyut di aliran Sungai Cilamajang, perbatasan Jalan Air Tanjung dan Kampung Nusasirna, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, masih terus berlanjut hingga Selasa (31/3/2026).

Hingga pukul 12.28 WIB, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur belum berhasil menemukan keberadaan korban. Petugas terus melakukan penyisiran intensif dari titik awal kejadian hingga ke arah hilir.

Salah seorang Skipper (pengemudi perahu karet), Aga, mengungkapkan bahwa sejak pencarian dimulai pada Senin lalu, petugas belum menemukan tanda-tanda signifikan, baik berupa keberadaan korban maupun pakaian yang dikenakannya.

"Belum ada hasil, tanda-tanda pun tidak ada. Kami dari Tim 1 sudah menyisir semua dari titik awal hingga Cokmus. Sementara Tim 2 yang bergerak dari Cokmus ke wilayah Sukaraja juga melaporkan hasil yang sama," kata Aga di lokasi kejadian.

Aga mengakui bahwa proses kemanusiaan ini tidak selalu berjalan mulus. Salah satu tantangan utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah kondisi debit air sungai yang mulai menyurut di beberapa titik.

"Kendala pasti ada, terutama jika air surut. Perahu susah bermanuver karena sering berbenturan dengan bebatuan sungai yang dangkal," ungkapnya.

Meski demikian, ia menuturkan bahwa secara keseluruhan operasi pada hari ketiga ini berjalan relatif aman dan terkendali. Selain mengerahkan perahu karet, pencarian ini juga dibantu oleh relawan dari komunitas khusus.

"Selain perahu rafting, ada relawan Tim Kayak yang ikut serta. Kayak ini sangat membantu untuk menjangkau area sungai yang kecil dan dangkal yang sulit dilewati perahu besar," pungkas Aga.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement