Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: UPTD Puskesmas Sukamulya Gelar Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis, Ratusan Warga Ikut Pemeriksaan

Rabu, 27 Mei 2026 | 05:51 WIB

UPTD Puskesmas Sukamulya terus memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan skrining sistematis yang dipadukan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – UPTD Puskesmas Sukamulya terus memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan skrining sistematis yang dipadukan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Aula Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Senin (25/5/2026), tersebut melibatkan warga dari Desa Cijulang dan Desa Sukasetia.

Selain pemeriksaan TBC, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) secara gratis sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai risiko penyakit yang kerap tidak disadari sejak dini.

Kepala UPTD Puskesmas Sukamulya, Rustiadi melalui Programer TBC, Dede Sudrajat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program skrining kesehatan yang dilakukan secara bertahap di wilayah kerja puskesmas.

“Jadi hari ini kami melaksanakan kegiatan skrining sistematis Tuberkulosis yang terintegrasi dengan kegiatan cek kesehatan PTM. Untuk pelaksanaan hari ini pesertanya berasal dari dua desa, yakni Desa Cijulang dan Desa Sukasetia,” ujar Dede.

Sasar Kontak Erat Pasien TBC dan Kelompok Rentan

Dede menjelaskan, sekitar 135 warga menjadi sasaran pemeriksaan. Mereka terdiri dari kontak serumah pasien TBC, kontak erat penderita, lansia, hingga kelompok masyarakat rentan yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Dalam pelaksanaannya, peserta terlebih dahulu menjalani skrining awal sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan alat kesehatan khusus berupa X-ray atau rontgen.

“Peserta menjalani skrining TBC terlebih dahulu, kemudian dilakukan pemeriksaan X-ray atau rontgen. Setelah hasilnya dibaca dokter, nanti ditentukan apakah perlu pengobatan atau pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Apabila ditemukan hasil abnormal atau gejala yang mengarah pada TBC, peserta akan menjalani pemeriksaan dahak menggunakan metode Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk memastikan adanya infeksi bakteri Tuberkulosis.

“Kalau ada hasil abnormal ataupun gejala yang mengarah, nanti dilanjutkan pemeriksaan dahak di TCM. Dari situ baru bisa diketahui lebih pasti,” jelasnya.

Warga Dapat Pemeriksaan Kesehatan Umum Gratis

Tak hanya fokus pada deteksi TBC, kegiatan tersebut juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan umum seperti pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, hingga cek gula darah secara gratis.

Menurut Dede, integrasi layanan kesehatan tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengakses pemeriksaan kesehatan dalam satu kegiatan sekaligus.

“Kami ingin masyarakat lebih mudah mengakses fasilitas kesehatan. Jadi bukan hanya TBC, tetapi kesehatan secara umum juga diperiksa,” ucapnya. 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit menular, khususnya TBC yang hingga kini masih menjadi perhatian dalam sektor kesehatan masyarakat.

“Mudah-mudahan masyarakat Desa Cijulang dan Desa Sukasetia bisa terbantu serta lebih mudah mengakses layanan kesehatan. Yang paling penting penyakit bisa terdeteksi sedini mungkin, terutama penyakit menular seperti Tuberkulosis,” katanya.

Pemerintah Desa Apresiasi Skrining TBC

Sementara itu, Kepala Desa Cijulang, Endang Hidayat, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan skrining kesehatan tersebut.

Menurutnya, pemerintah desa turut membantu menyosialisasikan kegiatan melalui kader Posyandu agar masyarakat bersedia mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah kami melalui kader Posyandu mengundang warga untuk melaksanakan skrining TBC dan cek kesehatan gratis,” ujar Endang.

Dari Desa Cijulang sendiri, sekitar 65 warga dari berbagai dusun hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Endang berharap kegiatan tersebut dapat membantu mendeteksi warga yang berisiko terpapar TBC sekaligus meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

“Harapannya dengan adanya pemeriksaan ini bisa diketahui lebih dini apabila ada warga yang terjangkit TBC. Kalaupun tidak, minimal masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan dan memahami bahaya penyakit TBC,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement