Polisi Temukan 7 Pot Ganja di Rajapolah Tasikmalaya, Disamarkan di Tengah Kebun Cabai
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa ganja tersebut ditanam di area kebun cabai.
Disarankan:
Aksi heroik ditunjukkan oleh Briptu Nurfaridl Faturakhman, ajudan Kapolres Tasikmalaya Kota, saat membantu seorang warga yang mengalami sesak napas dan terjebak kemacetan parah akibat konvoi suporter Persib Bandung, Sabtu (10/5/2025) dini hari.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Aksi heroik ditunjukkan oleh Briptu Nurfaridl Faturakhman, ajudan Kapolres Tasikmalaya Kota, saat membantu seorang warga yang mengalami sesak napas dan terjebak kemacetan parah akibat konvoi suporter Persib Bandung, Sabtu (10/5/2025) dini hari.
Insiden terjadi di Jalan HZ Mustofa, pusat Kota Tasikmalaya, ketika ribuan Bobotoh memadati jalan untuk merayakan kemenangan tim kesayangannya. Di tengah kepadatan tersebut, sebuah mobil yang membawa seorang pasien perempuan berusia sekitar 40 tahun tidak bisa melaju menuju IGD Rumah Sakit TMC. Pasien diketahui mengalami gangguan pernapasan akut.
Melihat kondisi darurat itu, Briptu Nurfaridl langsung bergerak cepat. Tanpa ragu, ia menggendong pasien dari depan Asia Plaza sejauh sekitar 500 meter melewati kerumunan hingga menemukan akses jalan yang memungkinkan kendaraan roda dua melintas.
“Ketika ibu pasien meminta tolong, saya langsung inisiatif untuk menggendong anaknya karena jalan benar-benar tidak bisa dilalui kendaraan. Setelah agak lengang, kami bawa naik motor ke rumah sakit,” ujarnya.
Tindakan sigap tersebut menuai apresiasi dari keluarga pasien. Winda (65), ibu dari pasien, mengaku sangat terbantu dan bersyukur atas pertolongan yang diberikan.
“Anak saya sesak napas, mobil tidak bisa masuk ke rumah sakit. Saya sempat bingung, sampai akhirnya ada bapak polisi yang bantu. Kalau bukan karena beliau, saya tidak tahu harus bagaimana. Terima kasih sekali,” ungkapnya.
Aksi kemanusiaan ini menjadi sorotan di tengah euforia konvoi, sekaligus pengingat pentingnya kesiapsiagaan aparat dalam situasi darurat. Kepolisian menyatakan akan terus mengedepankan respons cepat demi keselamatan masyarakat dalam setiap pengamanan kegiatan massa.
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa ganja tersebut ditanam di area kebun cabai.
BPBD Kota Tasikmalaya mendistribusikan 8.000 liter air bersih ke Perumahan PDK Kahuripan seiring meluasnya krisis air hingga kawasan pusat kota (8/10/2026).
Polisi menyita tujuh pot tanaman ganja setinggi 15-20 sentimeter yang disamarkan di antara kebun cabai.