Ikuti Kami :

Disarankan:

Dari Donasi Jadi Koleksi Siap Baca, Relawan Gada Membaca Ciamis Olah Ribuan Buku untuk Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 | 11:19 WIB
Dari Donasi Jadi Koleksi Siap Baca, Relawan Gada Membaca Ciamis Olah Ribuan Buku untuk Masyarakat
Dari Donasi Jadi Koleksi Siap Baca, Relawan Gada Membaca Ciamis Olah Ribuan Buku untuk Masyarakat. Foto: Istimewa

Relawan Komunitas Gada Membaca Ciamis, Ike Nurjanah, telah mengolah sekitar 9.230 eksemplar buku donasi agar siap diakses masyarakat.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Ribuan buku donasi yang masuk ke Komunitas Gada Membaca di Kabupaten Ciamis tidak serta-merta langsung dipajang di rak. Di balik tersedianya koleksi yang rapi dan mudah diakses masyarakat, terdapat peran para relawan yang secara telaten mengolah setiap buku sebelum siap dipinjam pembaca.

Salah satu sosok yang konsisten menjalankan tugas tersebut adalah Ike Nurjanah, relawan asal Desa Panawangan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis. Mahasiswi semester empat Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Terbuka itu menjadi bagian penting dalam proses pengelolaan koleksi buku di Komunitas Gada Membaca.

Setiap hari, Ike meluangkan waktunya untuk mengolah puluhan buku sambil tetap melayani pengunjung yang datang ke komunitas literasi tersebut. Baginya, setiap buku donasi harus melalui serangkaian tahapan agar dapat ditemukan dengan mudah oleh pembaca.

Proses pengolahan diawali dengan memilah buku yang masuk. Tahap ini dilakukan untuk memastikan koleksi yang diterima sesuai dengan kebutuhan dan minat masyarakat.

Setelah proses seleksi, buku diberi identitas berupa cap lembaga, nomor induk koleksi, serta tanda kepemilikan. Langkah berikutnya adalah mendokumentasikan sampul buku sebagai bagian dari sistem pencarian koleksi yang diterapkan komunitas.

Tidak berhenti di situ, Ike kemudian memasukkan seluruh data buku ke dalam sistem perpustakaan digital Senayan Library Management System (SLiMS) 9 Bulian yang digunakan Komunitas Gada Membaca.

Informasi yang dicatat meliputi judul buku, nama penulis, ISBN, data penerbitan, klasifikasi, nomor panggil, hingga foto sampul. Pendataan tersebut memungkinkan koleksi tersusun lebih sistematis dan memudahkan masyarakat dalam mencari buku yang dibutuhkan.

Setelah data dinyatakan lengkap, buku dipromosikan melalui beranda aplikasi perpustakaan digital. Selanjutnya, setiap koleksi diberikan kode eksemplar yang dilengkapi QR Code sebagai identitas unik.

Kode tersebut dicetak dan ditempelkan pada buku. Ike juga memastikan posisi label pada punggung buku tersusun rapi dan seragam sehingga memudahkan proses penyimpanan maupun pencarian di rak koleksi.

Barulah setelah seluruh tahapan selesai, buku ditempatkan di rak dan siap dipinjam atau dibaca oleh masyarakat.

Dedikasi Ike dalam mengembangkan literasi cukup luar biasa. Dalam satu hari, ia mampu mengolah sekitar 40 buku hanya dalam waktu sekitar dua jam.

Sejak bergabung sebagai relawan, Ike tercatat telah mengolah sekitar 9.230 eksemplar buku. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kontribusi yang diberikan dalam mendukung layanan literasi bagi masyarakat Ciamis.

Menurut Ike, aktivitas mengolah buku tidak hanya membantu komunitas, tetapi juga memberikan manfaat bagi dirinya sendiri. Melalui ribuan buku yang ditanganinya, ia mendapatkan banyak pengetahuan baru dari berbagai bidang.

"Manfaatnya jadi banyak tahu buku yang diolah, menambah pengetahuan, dan tentu saja saya langsung membaca buku yang paling menarik setelah diolah," ujar Ike, Jumat (11/9/2026).

Selain aktif mengelola koleksi perpustakaan, Ike juga terlibat dalam kegiatan pendidikan lainnya. Ia rutin memberikan pelatihan komputer dasar kepada siswa MIS Winduraja setiap Senin hingga Rabu.

Keterlibatan Ike mencerminkan semangat para relawan Gada Membaca yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan buku, tetapi juga ikut mendorong peningkatan literasi dan keterampilan masyarakat.

Keberadaan relawan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan layanan Komunitas Gada Membaca. Berkat kerja mereka, ribuan buku donasi yang awalnya hanya berupa tumpukan koleksi dapat diolah secara profesional dan kembali hadir sebagai sumber ilmu pengetahuan yang mudah diakses masyarakat.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement