Ikuti Kami :

Disarankan:

Dugaan Penusukan di Bawah Jembatan Ciloseh Tasikmalaya, Polisi Olah TKP dan Ringkus Terduga Pelaku Kurang dari 12 Jam

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:39 WIB
Dugaan Penusukan di Bawah Jembatan Ciloseh Tasikmalaya, Polisi Olah TKP dan Ringkus Terduga Pelaku Kurang dari 12 Jam
Watermark
Dugaan Penusukan di Bawah Jembatan Ciloseh Tasikmalaya, Polisi Olah TKP dan Ringkus Terduga Pelaku Kurang dari 12 Jam.

Polisi menggelar olah TKP dan berhasil meringkus terduga pelaku penusukan pemuda di bawah Jembatan Ciloseh Tasikmalaya dalam kurun waktu kurang dari 12 jam, Minggu (25/10/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota bersama jajaran Polsek Cibeureum menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan aksi penusukan di bawah Jembatan Ciloseh atau Kawasan Tugu Kujang, Jalan Lingkar Utara, Minggu (25/10/2026) pagi.

Insiden penganiayaan tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Korban diketahui bernama Widianto (28), warga Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Korban beruntung selamat dan saat ini tengah menjalani perawatan medis intensif di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya akibat luka tusuk pada bagian dada kanan dan pinggang.

Saat melakukan olah TKP, polisi menyisir sejumlah titik lokasi di area bawah jembatan serta menggali keterangan dari warga sekitar. Di tempat kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa sepasang sandal yang diduga milik korban.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga Fardhela, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus tersebut bergerak cepat. Terduga pelaku berhasil diringkus petugas dalam kurun waktu kurang dari 12 jam pascakejadian.

"Kita sudah mendapat informasi tersebut, anggota telah mengecek kondisi korban di rumah sakit, dan olah TKP juga sudah kita lakukan," kata Januar, Minggu (25/10/2026).

"Dan yang diduga sebagai pelaku sudah diamankan," tegas Januar.

Kronologi Kejadian di Tongkrongan Bawah Jembatan

Peristiwa bermula saat korban Widianto sedang berkumpul bersama rekan-rekannya di bawah Jembatan Ciloseh pada Minggu dini hari. Berdasarkan penuturan korban di rumah sakit, saat itu hadir seorang wanita yang datang bersama seorang pria ke area tongkrongan tersebut. Korban mengaku sempat menyapa dan meminta iuran sukarela (PTPT) kepada pria tersebut.

"Gak kenal, Jadi ada cewek dina riungan, eta, nyandak pameget, ku abi jeng barudak abi teh disuhunkeun PTPT, bade masihan atau henteu ge teu nanaon, tapi anjeunna nyarios enya a kela, langsung ngaleos," tutur Widianto menceritakan awal mula kejadian.

Pria tersebut sempat mengiyakan sebelum akhirnya pergi meninggalkan area jembatan. Namun tak lama berselang, kelompok pria itu kembali mendatangi lokasi korban bersama sejumlah orang lainnya.

"Posisinya di kolongan jembatan, sanes di luhur di jalan. Udah lupa bae ka eta teh, abi nuju caralik ngaroko, torojol si anjeun sareng nu nusuk abi, itu ada tiga orang, di atas banyak," sambungnya.

Kedatangan rombongan tersebut diduga tersulut emosi akibat teguran atau ajakan iuran sebelumnya. Terduga pelaku langsung mendatangi dan mempertanyakan maksud korban.

"Pas datang anjeunna nyarios, 'naha menta pt pt ka si ieu'," ungkap Widianto.

Seketika insiden penusukan terjadi hingga menganiaya korban pada bagian dada sebelah kanan dan pinggang bawah. Usai melancarkan aksinya, kelompok terduga pelaku melarikan diri, sementara korban dilarikan ke IGD RSUD dr. Soekardjo untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi kini masih mendalami motif pasti di balik aksi penganiayaan tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin