TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menaruh harapan besar terhadap RSUD Dewi Sartika untuk menjadi tumpuan baru dalam penguatan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Priangan Timur.
Rumah sakit daerah yang berlokasi di Kecamatan Kawalu tersebut dinilai memiliki potensi akselerasi yang sangat besar, baik dari segi kelengkapan fasilitas medis, sarana prasarana, hingga mutu kualitas pelayanan kesehatan.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, menilai bahwa secara infrastruktur dan tata ruang, RSUD Dewi Sartika sudah sangat proper dan kondusif untuk mendukung proses penyembuhan pasien. Lingkungan yang asri, sirkulasi udara yang segar, serta pencahayaan alami yang optimal menjadi nilai tambah utama fasilitas kesehatan ini.
"Dan kita dorong terus untuk menjadikan RSUD Dewi Sartika ini sebagai harapan selanjutnya di Kota Tasikmalaya," ungkap Viman, Sabtu (24/10/2026).
Viman mengapresiasi tingginya animo dan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit ini. Ia menyebut antrean dan keterisian pasien terus menunjukkan peningkatkan signifikan, terlebih setelah RSUD Dewi Sartika resmi mengintegrasikan layanan bagi peserta BPJS Kesehatan sejak satu tahun terakhir.
"Dari satu tahun sudah BPJS, sudah bisa menerima di sini, makanya pasiennya ramai," ucapnya.
Peningkatan Cashflow BPJS dan Perbaikan Infrastruktur Bertahap
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmalaya, dr. Asep Hendra Hendriana, menambahkan bahwa program pengembangan dan penyempurnaan fasilitas di RSUD Dewi Sartika akan terus diesekusi secara bertahap.
Ia menguraikan bahwa penataan ruang perawatan saat ini telah memenuhi standar medis baku, mencakup kualitas tempat tidur, gorden pemisah, hingga fasilitas sanitasi kamar mandi. Kendati demikian, pihak dinas mencatat beberapa pembenahan teknis yang perlu segera ditangani, khususnya perbaikan kebocoran di sejumlah titik gedung.
"Secara pelayanan, spesialistik sudah, ruangan sudah ada, poli sudah berjalan. Kita sudah setahun ini Alhamdulillah keterisian tempat tidur baik, setiap tahun meningkat, tapi memang butuh perbaikan yang bocor-bocor, Insyaallah bertahap. Pak Wali minta ingin lebih representatif, tapi beliau sudah bilang angkat jempol dua, bagus secara pencahayaan secara halus," ujar dr. Asep.
Melalui penataan yang berkelanjutan, Kadinkes berharap RSUD Dewi Sartika mampu berdiri sebagai ikon baru pelayanan kesehatan daerah mendampingi RSUD dr. Soekardjo, sekaligus menjadi pilihan utama warga Kota Tasikmalaya.
"Kita sudah kerja sama dengan BPJS, sudah pelayanan. Tapi terlihat pasien yang masuk, tagihan BPJS yang masuk, cashflow terus meningkat. Setiap minggunya tidak pernah ada yang kosong," pungkasnya.