Ikuti Kami :

Disarankan:

Tembus PIMNAS ke-39 Tahun 2026, Tim Sensoterra Unper Tasikmalaya Jadi Wakil Priangan Timur

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:39 WIB
Tembus PIMNAS ke-39 Tahun 2026, Tim Sensoterra Unper Tasikmalaya Jadi Wakil Priangan Timur
Tembus PIMNAS ke-39 Tahun 2026, Tim Sensoterra Unper Tasikmalaya Jadi Wakil Priangan Timur. Foto: Istimewa

Tim PKM-PM Sensoterra Universitas Perjuangan Tasikmalaya berhasil lolos ke PIMNAS ke-39 Tahun 2026 sebagai satu-satunya wakil Kota dan Kabupaten Tasikmalaya serta Priangan Timur.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya. Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Sensoterra berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa karena Tim Sensoterra menjadi satu-satunya wakil dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, sekaligus Priangan Timur, yang berhasil menembus ajang ilmiah mahasiswa tingkat nasional tersebut.

Tim yang diketuai Muhammad Farhan Kurniawan ini mengusung inovasi bertajuk “Pemanfaatan Kebun Sensorik sebagai Media Terapi Stimulasi Multiindra bagi Anak dengan Disabilitas Intelektual di SLBN Bungursari.”

Program tersebut berangkat dari kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan anak dengan disabilitas intelektual akan media pembelajaran yang menyenangkan, adaptif, dan mampu mendukung perkembangan sensorik serta motorik.

Melalui inovasi kebun sensorik, mahasiswa Unper Tasikmalaya menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung dengan memanfaatkan lingkungan sebagai media stimulasi multisensori.

Kebun Sensorik Jadi Media Belajar dan Terapi

Dalam pelaksanaannya, anak-anak di SLBN Bungursari diajak berinteraksi langsung dengan lingkungan melalui berbagai aktivitas, mulai dari mengenal jenis tanaman, praktik menanam, hingga merawat tumbuhan.

Kebun sensorik tersebut dirancang sebagai ruang belajar yang memungkinkan anak mengeksplorasi berbagai rangsangan melalui aktivitas yang melibatkan beragam indra.

Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, mendorong anak menjadi lebih aktif, serta memberikan kesempatan untuk mengenali lingkungan secara langsung.

Selain berorientasi pada inovasi pembelajaran, program Sensoterra juga mengedepankan nilai inklusivitas dan keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kolaborasi dengan pihak SLBN Bungursari, guru pendamping, serta relawan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.

Ketua Tim PKM-PM Sensoterra, Muhammad Farhan Kurniawan, mengatakan keberhasilan melaju ke PIMNAS ke-39 merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga penyusunan strategi keberlanjutan program.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan inovasi tersebut, terutama mitra yang terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

"Keberhasilan ini berkat semua, sehingga kami bisa melaku ke PIMNAS 39 merupakan buah dari proses panjang, mulai dari perencanaan matamg, pelaksanaan program di lapangan, evaluasi, hingga strategi berkelanjutan," ujar Farhan, Jumat (23/10/2026).

Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar prestasi bagi anggota tim, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Unper Tasikmalaya dan masyarakat Priangan Timur.

Keikutsertaan dalam PIMNAS ke-39 menjadi kesempatan bagi Tim Sensoterra untuk memperkenalkan inovasi yang dikembangkan di daerah agar dikenal lebih luas di tingkat nasional.

Farhan berharap, pengalaman tersebut dapat mendorong semakin banyak mahasiswa untuk mengembangkan gagasan kreatif yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat.

"Kami berharap program sensorik ini bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk menciptakan karya yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga berdampak sosial nyata dan berkelanjutan," pungkasnya.

Keberhasilan Tim Sensoterra menembus PIMNAS ke-39 Tahun 2026 sekaligus memperlihatkan peran mahasiswa Unper Tasikmalaya dalam menghadirkan inovasi berbasis pengabdian masyarakat, khususnya untuk mendukung pembelajaran yang inklusif bagi anak dengan disabilitas intelektual.

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin