BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar menjalin kerja sama dengan Bank bjb Syariah untuk mempermudah aparatur sipil negara (ASN), baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dalam mempersiapkan biaya ibadah haji.
Kerja sama tersebut menghadirkan alternatif pembiayaan bagi ASN yang ingin mendaftar haji maupun yang telah terdaftar sebagai calon jemaah dan sedang mempersiapkan biaya pelunasan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Banjar, Ian Rakhmawan Suherli, mengatakan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu ASN yang terkendala biaya untuk mulai merencanakan keberangkatan ke Tanah Suci.
“Dengan adanya kerja sama seperti ini, tentu menjadi sebuah peluang bagi para ASN, baik PNS maupun PPPK. Kalau mau daftar haji, bisa secepatnya mendaftar untuk mendapatkan nomor porsi terlebih dahulu,” ujar Ian saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/10/2026).
Pembiayaan Setoran Awal hingga Pelunasan Haji
Ian menjelaskan, ASN yang belum memiliki nomor porsi haji dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari bjb Syariah untuk memenuhi kebutuhan setoran awal pendaftaran.
Ia menyebut nominal setoran awal sekitar Rp25 juta. Namun, besaran tersebut perlu dikonfirmasi kembali dengan ketentuan resmi yang berlaku saat pengajuan pendaftaran haji.
Sementara itu, bagi ASN yang sudah terdaftar sebagai calon jemaah haji, tersedia alternatif pembiayaan melalui fasilitas pinjaman emas untuk membantu mempersiapkan biaya pelunasan.
Skema tersebut memungkinkan pengajuan pembiayaan emas dengan jumlah tertentu, kemudian dibayarkan secara bertahap melalui cicilan sesuai tenor dan kemampuan keuangan pemohon.
“Misalnya, kita mengajukan pembiayaan emas 10 gram atau 20 gram, kemudian dicicil kepada bjb Syariah dengan tenor tertentu sesuai kemampuan keuangan yang kita miliki,” kata Ian.
Menurutnya, mekanisme pengajuan dapat dilakukan secara langsung melalui kantor cabang bjb Syariah. Dengan demikian, ASN yang berminat dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, besaran pembiayaan, serta skema cicilan yang tersedia.
Tidak Wajib bagi Seluruh ASN
Ian menegaskan, kerja sama Pemkot Banjar dengan bjb Syariah tersebut bukan merupakan kewajiban bagi seluruh ASN. Fasilitas itu hanya menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan oleh pegawai yang membutuhkan dukungan pembiayaan untuk merencanakan ibadah haji.
Ia berharap, keberadaan layanan tersebut dapat membantu ASN mempersiapkan kebutuhan biaya secara lebih terencana, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan masing-masing.
Selain memberikan kemudahan bagi pegawai, kerja sama ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah.
Ian menjelaskan, bjb Syariah merupakan bagian dari grup bjb yang memiliki keterkaitan kepemilikan saham dengan Pemkot Banjar. Karena itu, pemanfaatan layanan perbankan tersebut diharapkan turut memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
“Semakin banyak kita menggunakan jasa-jasa perbankan tersebut, mudah-mudahan ke depan dividen yang kita dapat dari bjb untuk pembangunan Kota Banjar semakin meningkat,” pungkasnya.
Melalui kerja sama ini, Pemkot Banjar berharap ASN memiliki lebih banyak pilihan dalam mempersiapkan pembiayaan ibadah haji, sekaligus mendukung pemanfaatan layanan perbankan yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.