Ikuti Kami :

Disarankan:

Peringati Hari Santri 2026, Agun Gunandjar Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Ponpes Al Wasilah Ciamis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:03 WIB
Peringati Hari Santri 2026, Agun Gunandjar Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Ponpes Al Wasilah Ciamis
Peringati Hari Santri 2026, Agun Gunandjar Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Ponpes Al Wasilah Ciamis. Foto: Istimewa

Memperingati Hari Santri Nasional 2026, Anggota DPR RI sekaligus Wakil Badan Sosialisasi MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Ponpes Al Wasilah, Kecamatan Panawangan, Ciamis.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com - Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat X, Dr. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc., IP., M.Si., menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Wasilah, Desa Cinyasag, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan santri, alumni, pengasuh pesantren, dan tokoh masyarakat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman kebangsaan di lingkungan pendidikan pesantren.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Badan Sosialisasi MPR RI, Agun Gunandjar menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga nilai moral bangsa sekaligus merawat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan di pesantren memiliki keterkaitan erat dengan prinsip-prinsip Empat Pilar Kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Empat Pilar ini bukan sekadar hafalan, tapi pedoman hidup berbangsa dan bernegara, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah warisan yang dijaga oleh para ulama dan santri sejak zaman kemerdekaan," ujarnya.

Agun menjelaskan, peringatan Hari Santri Nasional bukan hanya menjadi ajang mengenang kontribusi santri dalam sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga kesempatan memperkuat komitmen generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia menegaskan, pemahaman terhadap Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan perlu ditanamkan secara utuh.

Pemahaman tersebut dinilai penting untuk memperkuat toleransi, menangkal paham radikalisme, serta mencegah berkembangnya sikap intoleran di tengah masyarakat.

Pesantren Jadi Ruang Strategis Menanamkan Nilai Kebangsaan

Dewan Kiai Pondok Pesantren Al Wasilah, KH. Sobirin, menyambut baik pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di lingkungan pesantren.

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan karena pendidikan di dalamnya tidak hanya berorientasi pada ilmu agama, tetapi juga pembentukan akhlak, karakter, dan tanggung jawab sosial.

Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi para santri untuk memperluas wawasan kebangsaan sekaligus memperdalam pemahaman mengenai kehidupan bernegara.

Terlebih, kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2026 itu menghadirkan pembelajaran kebangsaan secara langsung dari wakil rakyat.

Dengan demikian, para santri diharapkan mampu memahami hubungan antara nilai keagamaan, kehidupan bermasyarakat, dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Santri Diajak Berdialog soal Tantangan Kebangsaan di Era Digital

Selain pemaparan materi, kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut juga diisi dengan dialog interaktif antara Agun Gunandjar dan para peserta.

Dalam sesi tersebut, para santri menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai tantangan kebangsaan di era digital, keterlibatan generasi santri dalam pembangunan, hingga isu-isu terkini yang berkembang di parlemen.

Dialog ini menjadi ruang bagi para peserta untuk memperluas perspektif mengenai persoalan nasional sekaligus menyampaikan pandangan mereka terhadap perkembangan Indonesia.

Melalui diskusi tersebut, santri diharapkan tidak hanya memahami nilai-nilai kebangsaan secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat.

KH. Sobirin berharap, materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi para santri untuk terus berkontribusi dalam menjaga persatuan dan membangun bangsa.

"Semoga hasil dari sosialisasi ini bisa diamalkan kembali dalam kehidupan sehari-hari, dan kami mengajak seluruh santri untuk terus berjuang dengan ilmu dan akhlak untuk kemajuan Indonesia," tuturnya.

Melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Ponpes Al Wasilah, peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan semakin memperkuat semangat nasionalisme di kalangan santri.

Generasi pesantren diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, menjunjung tinggi toleransi, serta mampu menjaga persatuan di tengah perbedaan demi kemajuan bangsa Indonesia.

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin