Ikuti Kami :

Disarankan:

Isak Tangis Ibu Korban Pengeroyokan di Tasikmalaya: Anak Saya Bukan Geng Motor, Tangkap Pelakunya!

Kamis, 03 September 2026 | 18:37 WIB
Isak Tangis Ibu Korban Pengeroyokan di Tasikmalaya: Anak Saya Bukan Geng Motor, Tangkap Pelakunya!
Isak Tangis Ibu Korban Pengeroyokan di Tasikmalaya: Anak Saya Bukan Geng Motor, Tangkap Pelakunya!.

Keluarga IMM (16), remaja pedagang jasuke yang tewas usai dikeroyok sekelompok orang tak dikenal di kawasan Cilembang, meminta kepolisian mengusut tuntas dan menangkap para pelaku, Kamis (3/9/2026). Ibu korban menepis anggapan anaknya terlibat geng motor dan menegaskan almarhum murni menjadi korban kekerasan jalanan usai menonton konser.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com— Keluarga IMM (16), remaja yang meninggal dunia usai diduga dikeroyok sekelompok orang tak dikenal di jalan raya, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut dan segera menangkap seluruh pelaku.

Korban mengembuskan napas terakhir di rumah sakit pada Rabu (2/9/2026), setelah sempat menjalani perawatan medis intensif akibat luka berat di bagian kepala. Kepolisian dilaporkan telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban serta menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

Meli, ibu kandung IMM, menyampaikan duka mendalam dan mendesak keadilan atas tewasnya anak laki-lakinya tersebut.

"Saya minta keadilan saja, agar para pelakunya segera ditangkap oleh pihak kepolisian," ujar Meli saat dikonfirmasi awak media di rumah duka, Kamis (3/9/2026).

Berdasarkan penuturan rekan-rekan korban, Meli menceritakan insiden tersebut bermula saat anaknya tengah beristirahat di tepi jalan usai menonton konser di kawasan Cilembang. Tiba-tiba, segerombolan orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor berknalpot brong menghampiri korban dan langsung melakukan pengeroyokan.

"Anak saya terkapar di jalan dengan luka bersimbah darah di bagian kepala. Kejadiannya sangat cepat, diduga dipukul menggunakan benda keras oleh para pengeroyok sebelum mereka melarikan diri," jelasnya.

Rekan-rekan korban bersama petugas kepolisian kemudian melarikan IMM ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Meli menepis isu yang beredar dan menegaskan bahwa anaknya bukan bagian dari kelompok atau geng motor. 

"Anak saya bukan geng motor. Dia anak baik-baik yang lulus MTs. Malam itu dia hanya main dan nonton konser setelah selesai berdagang. Semoga pelakunya cepat ditangkap dan mereka menyadari perbuatannya," pungkas Meli.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement