Ikuti Kami :

Disarankan:

Kronologi Lengkap Maut Remaja di Mangkubumi Tasikmalaya: Diawali Pesta Miras Hingga Diserang Benda Tumpul

Jumat, 04 September 2026 | 08:22 WIB
Kronologi Lengkap Maut Remaja di Mangkubumi Tasikmalaya: Diawali Pesta Miras Hingga Diserang Benda Tumpul
Kronologi Lengkap Maut Remaja di Mangkubumi Tasikmalaya: Diawali Pesta Miras Hingga Diserang Benda Tumpul.

Kronologi lengkap kematian remaja 16 tahun di Mangkubumi Tasikmalaya. Berawal dari pesta miras dan konvoi bonceng tiga, korban dihantam benda tumpul hingga meninggal dunia (3/9/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Tabir kematian IMM (16), remaja asal Kecamatan Bungursari yang tewas usai dihantam benda tumpul di Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, perlahan mulai terkuak. Polres Tasikmalaya Kota merilis alur dan kronologi lengkap yang memicu insiden berdarah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga Fardhela, membeberkan bahwa rentetan peristiwa bermula pada Sabtu (29/8/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban berkumpul bersama rekan-rekannya sesama anggota geng motor di area Jalan Bantar, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari.

"Ada indikasi kuat mereka minum minuman beralkohol. Dari hasil pemeriksaan kedua orang saksi, mereka mengakui tergabung dalam salah satu geng motor," ungkap AKP Januar Rangga Fardhela, Kamis (3/9/2026).

Pesta minuman keras tersebut berlanjut hingga melintasi tengah malam. Memasuki Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, persediaan miras mereka menipis. Korban IMM kemudian berboncengan bersama temannya, ZG (18), mengendarai sepeda motor Honda Beat berknalpot bising menuju kawasan Lengo untuk menjemput seorang rekan lainnya, RA (17).

Ketiga remaja tersebut lantas menaiki satu sepeda motor secara berboncengan tiga. ZG bertindak sebagai pengemudi, RA duduk di bagian jok belakang, sementara korban IMM memposisikan diri jongkok di area pijakan kaki (footstep) antara stang dan jok depan.

"Mereka berkendara ke arah Cilembang menuju Pasar Cikurubuk, tujuannya hendak membeli lagi miras," jelas Januar.

Petaka terjadi sewaktu kendaraan yang ditumpangi ketiga remaja itu melintas di lokasi kejadian di Jalan E.Z. Muttaqin. Dari arah berlawanan, mendadak muncul pemuda yang menunggangi Honda Sonic sambil mengoper kebal knalpot bising sebagai bentuk provokasi.

Aksi gertakan knalpot tersebut menyulut reaksi sekelompok orang di sekitar lokasi yang seketika melancarkan serangan fisik ke arah kendaraan korban.

"Saksi mengaku melihat seseorang memukulkan benda ke arah sepeda motornya," kata Januar.

Begitu berhasil melewati kepungan massa, ZG dan RA terkejut mendapati korban IMM yang berada di bagian depan sudah terkulai tak sadarkan diri dengan luka parah di bagian kepala. ZG langsung menepikan kendaraan dan meminta bantuan warga untuk melarikan korban ke Rumah Sakit Hermina.

Setelah sempat menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis selama beberapa hari, nyawa IMM tak tertolong. Korban diumumkan meninggal dunia pada Rabu (2/9/2026).

Guna kepentingan penyidikan, kepolisian telah membawa jenazah korban ke Bandung untuk menjalani proses autopsi medis.

"Untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban, kami telah melakukan autopsi terhadap jenazah di Bandung. Hasilnya masih menunggu dari tim forensik," pungkas Januar.

Polres Tasikmalaya Kota sejauh ini telah memeriksa dua rekan korban serta saksi-saksi di TKP untuk mengidentifikasi para pelaku yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement