Ikuti Kami :

Disarankan:

Jelang Porprov Jabar 2026, Belasan Cabor Unggulan Kota Banjar Terkendala Fasilitas Latihan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:47 WIB
Jelang Porprov Jabar 2026, Belasan Cabor Unggulan Kota Banjar Terkendala Fasilitas Latihan
Jelang Porprov Jabar 2026, Belasan Cabor Unggulan Kota Banjar Terkendala Fasilitas Latihan.

Sebanyak 175 atlet dari 15 cabang olahraga di Kota Banjar mulai mengintensifkan pemantapan latihan jelang Porprov XV Jabar 2026, Sabtu (18/7/2026). Namun, persiapan cabor masih terkendala sarana pelatihan yang belum memenuhi standar resmi.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjar bersama pengurus cabang olahraga (cabor) mulai tancap gas melakukan persiapan menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Tercatat, sebanyak 15 cabor asal Kota Banjar kini tengah mengintensifkan pemusatan latihan bagi para atletnya.

Meski begitu, para atlet terpaksa harus tetap menjalani pemantapan latihan di tengah keterbatasan sarana dan prasarana olahraga yang belum memenuhi standar baku kompetisi. Masalah klasik minimnya fasilitas pendukung ini masih menjadi tantangan berat dalam proses pembinaan prestasi di Kota Banjar.

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar tetap memasang target tinggi agar para duta olahraga daerah mampu menembus podium dan memberikan hasil terbaik pada ajang olahraga multieven tingkat regional yang akan dihelat pada November 2026 mendatang.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Banjar, Kaswad, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus memonitor pembinaan serta memastikan garis program latihan berkala para atlet berjalan tepat waktu sesuai jadwal.

“Jumlah cabor asal Kota Banjar yang akan berlaga nanti sebanyak 15 cabor dengan total kekuatan 175 atlet. Saat ini seluruhnya sudah mulai masuk dalam tahap pemantapan latihan intensif,” ujar Kaswad pada Sabtu (18/7/2026).

Kaswad membeberkan, ada sejumlah cabor yang diproyeksikan menjadi lumbung andalan Kota Banjar untuk mendulang medali emas di Porprov Jabar 2026. Beberapa di antaranya meliputi cabor gateball, renang, balap mobil tamia, dan gulat.

“Ada empat cabor unggulan utama yang kita harapkan dapat menyumbang prestasi tertinggi dan membawa pulang medali,” tambah Kaswad.

Guna menyokong pembinaan umum dari Disporapar, masing-masing pengurus cabor juga mulai menyaring dan menggembleng fisik para atletnya. Salah satu kesiapan diperlihatkan oleh Pengurus Cabang Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Banjar.

Ketua Pengcab Porserosi Kota Banjar, Indra Nugraha, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga atlet sepatu roda terbaik untuk diterjunkan langsung berlaga di pentas Porprov XV Jawa Barat.

Porserosi mematok target realistis agar atlet sepatu roda Kota Banjar bisa menembus jajaran lima besar. Selain itu, raihan minimal satu medali perunggu menjadi target bidikan mutlak pada nomor unggulan yang diikuti dalam gelaran tersebut.

Kendati demikian, Indra tidak menampik bahwa persiapan menjelang hari H kompetisi masih dibayangi kendala serius, terutama berkaitan erat dengan fasilitas sirkuit latihan lokal yang dinilai belum representatif dan belum memenuhi standar baku kejuaraan provinsi.

Menurutnya, aspek ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai merupakan faktor krusial guna mendongkrak performa, kecepatan, dan mentalitas tanding para atlet sebelum diadu dengan perwakilan kota/kabupaten lain se-Jawa Barat.

“Menjelang pelaksanaan Porprov ini, kendala utama kami memang terkait dengan sarana dan prasarana pelatihan yang belum memenuhi standar kelayakan kompetisi. Kami sangat berharap pemerintah kota bisa turun tangan memberikan dukungan fasilitas pendukung darurat,” pungkas Indra.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement