TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Jenazah korban penusukan di kawasan bekas Pasar Ikan Cieunteung, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, rencananya akan diautopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut, oleh Dokter Forensik Polda Jawa Barat, pada Kamis (30/10/2025) besok.
“Jenazah masih berada di ruang tindakan kamar mayat RSUD dr. Soekardjo. Kami menerima titipan dari Polres Tasikmalaya Kota sejak malam tadi,” ujar petugas kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo, Dona Dermawan, Rabu (29/10/2025) siang.
Dona menambahkan, proses autopsi akan dilakukan setelah adanya koordinasi antara pihak rumah sakit dan kepolisian. “Sesuai informasi dari pihak Polres, autopsi dijadwalkan besok di RSUD dr. Slamet Garut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, korban bernama Dani Ramdiansyah (33), warga Cieunteung, meninggal setelah ditusuk rekannya sendiri pada Selasa (28/10/2025) malam sekira pukul 23.15 WIB. Insiden bermula saat korban bersama pelaku dan dua orang lainnya menenggak minuman keras jenis arak Bali di lokasi kejadian.
Pertengkaran dipicu persoalan gadai sepeda motor milik ibu korban yang dipinjam pelaku dan belum dikembalikan. Dalam kondisi mabuk, adu mulut memanas hingga pelaku mengambil pisau dapur dan menusuk dada kiri korban. Korban tewas di tempat kejadian dengan luka tusuk di bagian dada.
Warga yang panik segera melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Tak lama berselang, petugas Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bersama Polsek Cihideung tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, membenarkan adanya insiden penusukan tersebut. “Benar, anggota masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku yang sudah diamankan,” ujarnya.
Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya sambil menunggu proses autopsi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.