Ikuti Kami :

Disarankan:

Kemenhaj Tasikmalaya Imbau Jemaah Calon Haji Waspada Penipuan, Jangan Berikan Data Pribadi

Rabu, 29 April 2026 | 08:14 WIB
Kemenhaj Tasikmalaya Imbau Jemaah Calon Haji Waspada Penipuan, Jangan Berikan Data Pribadi
Kemenhaj Tasikmalaya Imbau Jemaah Calon Haji Waspada Penipuan, Jangan Berikan Data Pribadi. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya mengimbau para jemaah calon haji untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan petugas.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya mengimbau para jemaah calon haji untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan petugas.

Imbauan tersebut disampaikan menjelang keberangkatan kloter 20 yang dijadwalkan pada Selasa (5/5/2026). Kepala Kantor Kemenhaj Kota Tasikmalaya, Husna Mustofa, menegaskan agar jemaah tidak mudah percaya terhadap komunikasi mencurigakan, baik melalui telepon, pesan WhatsApp, maupun tautan (link) yang tidak dikenal.

“Jangan sembarangan mengklik link dari nomor yang tidak dikenal. Jangan memberikan data pribadi, dan jangan melakukan transfer uang dengan alasan apa pun,” tegas Husna, Selasa (29/4/2026).

Menurutnya, imbauan ini disampaikan berdasarkan laporan yang telah diterima pihaknya. Sedikitnya lima calon jemaah haji di Kota Tasikmalaya mengaku pernah dihubungi oleh pihak yang mengatasnamakan kementerian.

“Laporan sudah ada dari jemaah yang dihubungi. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Husna menjelaskan, modus yang digunakan pelaku umumnya berkaitan dengan kebutuhan administratif jemaah, seperti kartu nusuk dan kartu pintar. Dengan dalih verifikasi data atau aktivasi dokumen, korban diarahkan untuk mengikuti instruksi tertentu, termasuk memberikan data pribadi.

Ia menegaskan, Kemenhaj tidak pernah meminta data pribadi jemaah melalui telepon, pesan singkat, atau tautan digital. Seluruh proses resmi dilakukan melalui jalur yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika ada pihak yang mengatasnamakan kementerian atau instansi lain, seperti Disduk, lalu meminta data atau uang, dipastikan itu penipuan. Kami tidak pernah melakukan hal tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Husna mengingatkan para jemaah agar selalu melakukan konfirmasi melalui jalur resmi apabila menerima informasi yang meragukan.

Sementara itu, untuk keberangkatan kloter 20 pada 5 Mei 2026 mendatang, sebanyak 441 jemaah termasuk petugas dinyatakan siap berangkat.

“Semua sudah siap. Tinggal menjaga kondisi kesehatan dan tetap waspada. Jangan sampai niat ibadah terganggu oleh hal-hal seperti ini,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement