Ikuti Kami :

Disarankan:

Kompor Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Hebat di Jalan Ciptomangunkusumo Ciamis

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:21 WIB
Watermark
Kompor Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Hebat di Jalan Ciptomangunkusumo Ciamis. Foto: Febrian Libelvalen.

Kebakaran hebat melanda bangunan gudang ekspedisi J&T, gym, dan rumah di Jalan Ciptomangunkusumo, Ciamis, pada Kamis (16/7/2026). Kebakaran diduga dipicu oleh kompor memasak yang lupa dimatikan oleh seorang penghuni lansia. Sedikitnya 10 unit armada gabungan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai rumah toko (ruko) di Jalan Ciptomangunkusumo, Kabupaten Ciamis, pada Kamis (16/7/2026) siang. Peristiwa yang diduga kuat dipicu oleh kompor gas dapur yang lupa dimatikan itu menghanguskan sedikitnya tiga unit bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus lokasi usaha produktif warga.

Kepulan api pertama kali dilaporkan muncul dari area dapur salah satu rumah, sebelum akhirnya dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah ruangan di sekitarnya. Kobaran api melahap habis struktur bangunan yang difungsikan sebagai gudang ekspedisi J&T Express, sebuah pusat kebugaran (gym/fitness center), serta bangunan rumah tinggal yang berada di bagian belakang ruko.

Mengingat besarnya kepulan api di area padat tersebut, petugas gabungan mengerahkan sedikitnya 10 armada pemadam dan penyuplai air ke lokasi. Jajaran ini terdiri dari lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), satu unit truk water tank Kodim 0613/Ciamis, serta lima mobil tangki penyuplai air taktis dari BPBD, Damkar, dan DPRKPLH Kabupaten Ciamis.

Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Al Kautsar, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan darurat kebakaran di kawasan pertokoan dan permukiman Jalan Ciptomangunkusumo, tepatnya di samping Rumah Makan Bareh Solok dan tidak jauh dari kompleks Stadion Galuh Ciamis.

"Kami mendapatkan informasi ada kejadian kebakaran kompleks perumahan juga pertokoan, tepatnya di Jalan Ciptomangunkusumo, bersebelahan dengan Rumah Makan Bareh Solok, tidak jauh dari Stadion Galuh Ciamis," ujar Ega saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Sesaat setelah menerima laporan dari warga, tim Damkar segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Fokus utama petugas di lapangan saat itu adalah melokalisasi titik api agar kebakaran tidak terus meluas ke bangunan permanen lain di sekeliling wilayah padat hunian tersebut.

Guna memberikan ruang gerak yang aman bagi petugas dan mengantisipasi kerumunan massa yang mendekat, aparat keamanan terpaksa menutup sementara arus lalu lintas di sepanjang Jalan Ciptomangunkusumo selama proses pemadaman berlangsung.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP sementara, kebakaran ini dipicu oleh kelalaian penggunaan kompor gas dapur yang sedang digunakan untuk memasak. Seorang penghuni rumah yang sudah lanjut usia diduga lupa mematikan kompor tersebut hingga api merembet ke tumpukan bahan mudah terbakar di sekitarnya.

"Simpulan sementara, titik api berasal dari kompor. Di rumah ini ada seorang ibu yang usianya sudah lanjut. Saat sedang memasak, diduga beliau lupa sehingga memicu munculnya api dari kompor. Itu hasil pemeriksaan sementara," ungkap Ega.

Meskipun dampak kerusakan fisik pada ruko ekspedisi J&T, studio kebugaran, dan rumah tinggal tersebut tergolong parah, Satpol PP memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa menegangkan tersebut. Setelah api utama berhasil dijinakkan, petugas tetap disiagakan untuk melakukan proses pendinginan demi mencegah munculnya bara api tersembunyi.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk total kerugian materiil belum bisa kami simpulkan secara rinci karena saat ini tim masih fokus sepenuhnya pada proses pendinginan dan pembersihan lokasi," tambah Ega.

Ega turut mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Ciamis agar meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi mandiri, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang sangat rentan memicu terjadinya musibah kebakaran.

"Sebagaimana kemarin Pak Bupati juga telah mengeluarkan surat edaran dan imbauan kepada masyarakat. Di musim kemarau yang cukup panjang ini, masyarakat diharapkan lebih mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat memicu kebakaran," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement