Polisi Temukan 7 Pot Ganja di Rajapolah Tasikmalaya, Disamarkan di Tengah Kebun Cabai
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa ganja tersebut ditanam di area kebun cabai.
Disarankan:
Petugas gabungan dari BPBD, PMI, dan Tagana Kabupaten Tasikmalaya melakukan evakuasi darurat terhadap tiga warga di Kampung Hegarsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Rabu (21/5/2025) petang. Ketiganya terdiri dari seorang ibu, bayi berusia dua bulan, dan seorang lansia yang sedang dalam kondisi sakit.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Petugas gabungan dari BPBD, PMI, dan Tagana Kabupaten Tasikmalaya melakukan evakuasi darurat terhadap tiga warga di Kampung Hegarsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Rabu (21/5/2025) petang. Ketiganya terdiri dari seorang ibu, bayi berusia dua bulan, dan seorang lansia yang sedang dalam kondisi sakit.
Evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet karena banjir masih merendam wilayah tersebut dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Ketiganya merupakan satu keluarga yang membutuhkan penanganan medis segera.
"PMI Kabupaten Tasikmalaya mengevakuasi bayi dan warga yang sedang sakit ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat," ujar petugas PMI Kabupaten Tasikmalaya, Candra Fajri.
Setelah berhasil dievakuasi, ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit di wilayah Kota Tasikmalaya menggunakan ambulans milik PMI untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Candra menjelaskan, evakuasi menggunakan perahu karet menjadi satu-satunya opsi yang aman mengingat kondisi jalan di kampung tersebut masih tergenang air cukup tinggi.
"Evakuasi dengan berjalan kaki sangat berisiko. Oleh karena itu, keselamatan warga menjadi prioritas kami," tegasnya.
Banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukaresik merupakan dampak dari hujan lebat yang mengguyur Tasikmalaya dan sekitarnya sejak Rabu dini hari. Tim gabungan masih bersiaga untuk penanganan dan evakuasi lanjutan jika diperlukan.
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa ganja tersebut ditanam di area kebun cabai.
BPBD Kota Tasikmalaya mendistribusikan 8.000 liter air bersih ke Perumahan PDK Kahuripan seiring meluasnya krisis air hingga kawasan pusat kota (8/10/2026).
Polisi menyita tujuh pot tanaman ganja setinggi 15-20 sentimeter yang disamarkan di antara kebun cabai.