Pemkot Banjar Siapkan Rp13,5 Miliar untuk Bayar TPP ASN Juli–September 2026
Pemkot Banjar menyiapkan anggaran sekitar Rp13,5 miliar untuk membayar TPP ASN yang tertunggak selama Juli–September 2026.
Disarankan:
Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan awal di Kota Banjar pada Senin (26/10/2026) mengganggu proses produksi sejumlah pelaku usaha.
BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan lebih awal dikeluhkan sejumlah pelaku usaha di Kota Banjar, Senin (26/10/2026) siang. Gangguan pasokan listrik tersebut berdampak pada aktivitas produksi hingga kualitas produk yang dihasilkan.
Keluhan itu disampaikan melalui media sosial. Para pelaku usaha berharap informasi mengenai pemadaman dapat disampaikan lebih awal agar mereka memiliki waktu untuk menyesuaikan jadwal produksi dan mengantisipasi potensi kerugian.
Salah seorang pelaku usaha, Tating Trisnawati, yang beraktivitas di Jalan Jenderal Polisi Hoegeng, mengatakan dirinya mendukung upaya perbaikan dan peningkatan kualitas jaringan listrik. Namun, ia menilai komunikasi kepada pelanggan juga perlu menjadi perhatian, terutama ketika pekerjaan teknis mengharuskan aliran listrik dihentikan sementara.
“Sebagai pelaku usaha, saya mendukung peningkatan fungsi dan perbaikan instalasi listrik. Namun, ketika ada pekerjaan yang mengharuskan pemadaman, kami berharap pemberitahuan bisa disampaikan lebih awal, minimal 30 menit hingga satu jam sebelumnya,” ujar Tating.
Ia menceritakan, pemadaman terjadi ketika sejumlah adonan baru dimasukkan ke dalam oven untuk menjalani proses pemanggangan. Terhentinya pasokan listrik membuat proses produksi terganggu, sehingga sebagian produk mengalami penurunan kualitas dan bahkan tidak bisa diselamatkan.
“Kalau sebelumnya ada pemberitahuan, kami bisa mengatur ulang jadwal produksi karena stok barang di toko sebenarnya masih mencukupi,” kata Tating.
Menurutnya, kerugian yang dialami tidak terlalu besar jika dihitung dari sisi nominal. Meski demikian, kegagalan produksi sejumlah produk, termasuk brownies panggang, tetap menjadi dampak yang harus ditanggung pelaku usaha.
Tating menilai pemberitahuan pemadaman menjadi hal penting bagi usaha yang mengandalkan peralatan listrik dalam kegiatan produksi sehari-hari. Informasi tersebut memungkinkan pemilik usaha menghentikan proses produksi sementara atau menyesuaikan waktu operasional.
“Kalau kami sudah tahu jadwalnya, produksi bisa dihentikan lebih awal. Jadi, ketika listrik padam, tidak ada lagi barang yang masih berada di dalam oven,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dukungan terhadap perbaikan jaringan listrik bukan hanya demi kepentingan usahanya sendiri. Peningkatan kualitas jaringan diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat luas, termasuk pelaku usaha yang membutuhkan pasokan listrik stabil.
PLN Jelaskan Pemasangan Gardu Sisip
Menanggapi keluhan tersebut, Manager PLN ULP Banjar, Fajar Maulana Fahrizal, menjelaskan bahwa pemadaman berkaitan dengan pekerjaan pemasangan gardu sisip. Pekerjaan itu dilakukan untuk mengalihkan sebagian beban listrik yang selama ini ditopang gardu BSI karena kapasitasnya mendekati kondisi kelebihan beban atau overload.
Menurut Fajar, pekerjaan tersebut telah direncanakan sebelumnya. Namun, pelaksanaannya diduga mengalami kendala.
"Betul ada pemasangan gardu sisip utk evakuasi beban yg saat ini ditopang dari gardu BSI karena hampir overload. sdh direncanakan jauh-jauh hari tp saat pelaksanaan sepertinya ada hambatan," kata Fajar saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (27/10/2026).
Pemasangan gardu sisip tersebut diharapkan dapat membantu mendistribusikan beban listrik secara lebih baik sehingga mengurangi risiko kelebihan beban pada gardu yang ada.
Meski mendukung upaya peningkatan keandalan jaringan listrik, pelaku usaha berharap penyampaian informasi kepada pelanggan turut diperhatikan. Pemberitahuan yang memadai dinilai dapat membantu masyarakat mempersiapkan diri dan meminimalkan dampak pemadaman terhadap kegiatan ekonomi.
Bagi pelaku usaha yang mengandalkan peralatan listrik, kepastian informasi mengenai jadwal pemadaman menjadi salah satu faktor penting agar proses produksi tetap berjalan terencana dan potensi kerugian dapat ditekan.
Pemkot Banjar menyiapkan anggaran sekitar Rp13,5 miliar untuk membayar TPP ASN yang tertunggak selama Juli–September 2026.
Satlantas Polres Banjar menggelar razia humanis Operasi Patuh Lodaya 2026 di perempatan Soponyono dengan membagikan helm gratis dan melibatkan badut, Selasa (27/10/2026).
Operasi ini menyasar pelanggaran lalu lintas yang berisiko menyebabkan kecelakaan, seperti tidak memakai helm, melawan arus, menggunakan knalpot tidak sesuai ketentuan, dan berboncengan lebih dari dua orang.