Polisi Temukan 7 Pot Ganja di Rajapolah Tasikmalaya, Disamarkan di Tengah Kebun Cabai
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa ganja tersebut ditanam di area kebun cabai.
Disarankan:
Sejumlah mahasiswa kesehatan Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, menginisiasi program SEHAT TANDALA (Aksi Hebat Posyandu ILP di Gunung Tandala) sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sejumlah mahasiswa kesehatan Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, menginisiasi program SEHAT TANDALA (Sehat dan Terkendali Tekanan Rarah di Kelurahan Gunung Tandala) sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan.
Acara ini diselenggarakan di aula kantor Gunung Tandala, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya dan mencakup berbagai kegiatan penting, seperti sosialisasi pengenalan Posyandu ILP, penyuluhan tentang hipertensi, serta peresmian program SEHAT TANDALA sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
Ketua pelaksana program, Nydia Raisya Putri, menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga sekitar, mengingat pentingnya edukasi yang diberikan, terutama terkait hipertensi yang menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia.
"Melalui program ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan rutin memeriksakan diri di Posyandu ILP," ujar Nydia Raisya Putri dalam keterangannya, Jumat (16/5/2025).
Ia juga berharap SEHAT TANDALA dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program kesehatan serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya pola hidup sehat.
"Dari observasi pada bulan Februari, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga bulan ke depan. Semoga masyarakat Tandala semakin sadar akan pentingnya hidup sehat," tambahnya.
Senada dengan itu, Didi Cahyadi, perwakilan dari Kelurahan Gunung Tandala, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
"Kami berharap dengan adanya program ini, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan akan terus meningkat, sehingga mereka, khususnya para lansia, dapat rutin mengunjungi Posyandu," ungkapnya.
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa ganja tersebut ditanam di area kebun cabai.
BPBD Kota Tasikmalaya mendistribusikan 8.000 liter air bersih ke Perumahan PDK Kahuripan seiring meluasnya krisis air hingga kawasan pusat kota (8/10/2026).
Polisi menyita tujuh pot tanaman ganja setinggi 15-20 sentimeter yang disamarkan di antara kebun cabai.