TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Reira, mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Bahasa Indonesia Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, yang menjadi korban ambruknya gazebo kampus, telah selesai menjalani operasi pada Selasa (18/11/2025).
Reira harus menjalani tindakan operasi di RSUD Dr. Soekardjo Tasikmalaya setelah mengalami retak pada tulang pipi akibat tertimpa material bangunan gazebo yang ambruk pada Minggu (16/11/2025) lalu.
Operasi tersebut ditangani langsung oleh tim dokter bedah, dengan dipimpin oleh dr. Dani Sp. Kabar selesainya operasi ini dibenarkan oleh Wakil Rektor (Warek) 2 Unsil Tasikmalaya, Dr. H. Gumilar Mulya.
"Alhamdulillah pak operasi Reira udah selesai. Berdasarkan informasi dari dr. Dani Sp, bedah mulut operasi pasang pen di lokasi fraktur berjalan lancar," kata Gumilar, pada Selasa siang.
Terpisah, ayah Reira, Anton Muliana, saat ditemui di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, menyebut bahwa operasi yang dijalani anaknya memakan waktu tiga jam.
"Operasi tadi mulai pukul 09.00 dan baru selesai tadi pukul 12.00 WIB dan semuanya berjalan lancar," ujar Anton.
Pasca-operasi, Anton mengutarakan bahwa kondisi putrinya kini sudah berada di ruangan dan mulai membaik.
"Alhamdulillah kondisinya sudah membaik dan operasi berjalan lancar. Sudah baikan, di bagian pipi. Operasi akibat luka yang dialaminya," ucapnya.
Meskipun demikian, Anton belum bisa memberikan informasi terperinci mengenai proses operasi yang dijalani putrinya karena tim dokter belum menjelaskan secara detail.
"Belum tahu pasti, dan istirahat dulu, yang saya tahu hanya sebatas itu. Dokter belum menjelaskan secara detail dari tim dokter. Harapan semoga cepat selesai dan lancar hingga kondisinya semakin membaik," harapnya.