Pemindahan TPS 3R Dadaha Masih Terkendala Lahan, Viman: Lokasinya Sudah Tidak Layak
Rencana Pemkot Tasikmalaya untuk memindahkan TPS 3R yang berada di Kompleks Olahraga Dadaha masih terkendala ketersediaan lahan pengganti.
Disarankan:
Pemkot Tasikmalaya menggelar aksi bersih-bersih sampah di Kompleks Olahraga Dadaha yang melibatkan ASN, OPD, BUMD, BUMN, dan masyarakat.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan gotong royong membersihkan sampah di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha, Kecamatan Cihideung, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur BUMD, BUMN, serta masyarakat. Aksi bersih-bersih dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Asep Goparullah.
Sebelum memulai kegiatan, para peserta terlebih dahulu mengikuti senam bersama yang dipusatkan di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha sebagai bagian dari kampanye pola hidup sehat.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan menjelaskan, kegiatan olahraga bersama dan aksi bersih-bersih tersebut menjadi bagian dari program Tasik Gemas dan Indonesia Asri, sekaligus menggantikan pelaksanaan sistem Work From Home (WFH) yang sebelumnya diterapkan bagi ASN pada hari tertentu.
“Jumat pagi kami manfaatkan untuk Tasik Gemas dan Indonesia Asri. Tasik Gemas merupakan gerakan masyarakat sehat yang berfokus pada upaya preventif dan promotif untuk meningkatkan kesehatan warga Kota Tasikmalaya,” ujar Viman.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga menggandeng berbagai unsur masyarakat dan lembaga lainnya. Tujuannya adalah membangun kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat melalui aktivitas olahraga dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin membiasakan masyarakat menjalani gaya hidup sehat dengan berolahraga minimal 45 menit per hari, tiga kali dalam seminggu. Dengan begitu, kesehatan masyarakat dapat terjaga dan risiko berbagai penyakit bisa diminimalkan,” katanya.
Selain mengampanyekan pola hidup sehat, Pemkot Tasikmalaya juga terus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan Indonesia Asri.
Viman menegaskan, persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melainkan tanggung jawab bersama yang harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat kewilayahan, hingga lingkungan keluarga.
“Masalah sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup. Semua pihak harus terlibat, mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan, RT, RW, hingga keluarga. Karena itu, camat dan lurah harus lebih aktif menggerakkan masyarakat agar persoalan sampah di Kota Tasikmalaya dapat diselesaikan bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan menciptakan Kota Tasikmalaya yang bersih dan indah tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran pemerintah. Kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh unsur masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan lingkungan yang nyaman dan sehat.
“Sebesar apa pun anggaran yang diberikan kepada dinas terkait, tanpa kolaborasi semua pihak, cita-cita mewujudkan Kota Tasikmalaya yang bersih dan indah tidak akan tercapai,” ungkapnya.
Pemkot Tasikmalaya berencana menjadikan kegiatan olahraga bersama dan aksi bersih-bersih lingkungan sebagai agenda rutin setiap Jumat. Melalui gerakan tersebut, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan terus meningkat.
“Setiap Jumat kami akan terus mengampanyekan gerakan ini agar masyarakat Kota Tasikmalaya semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan kebersihan lingkungan,” pungkas Viman.
Rencana Pemkot Tasikmalaya untuk memindahkan TPS 3R yang berada di Kompleks Olahraga Dadaha masih terkendala ketersediaan lahan pengganti.
Samsat Keliling memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan SWDKLLJ tanpa harus datang ke kantor Samsat.
Layanan sim keliling ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin memperpanjang sim tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas Polres.