Polisi Temukan 7 Pot Ganja di Rajapolah Tasikmalaya, Disamarkan di Tengah Kebun Cabai
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa ganja tersebut ditanam di area kebun cabai.
Disarankan:
Polsek Puspahiang Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga merupakan spesialis pencurian tabung gas dan gabah di Kampung Batuniung, Desa Puspajaya, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (11/5/2025) pagi.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Polsek Puspahiang Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga merupakan spesialis pencurian tabung gas dan gabah di Kampung Batuniung, Desa Puspajaya, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (11/5/2025) pagi.
Kapolsek Puspahiang, AKP Dedi, mengungkapkan bahwa pelaku berhasil diamankan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB. Ia tertangkap tangan saat hendak melakukan aksi pencurian di sebuah rumah milik warga Kampung Batuniung, Desa Puspajaya.
Kecurigaan warga terhadap gerak-gerik pelaku akhirnya membuahkan hasil. Aksi pencurian tersebut berhasil digagalkan berkat kesigapan masyarakat di perbatasan Puspahiang dengan Salawu.
"Barang bukti yang kami amankan berupa sebuah tabung gas dan 30 kilogram gabah," ujar AKP Dedi, Minggu (11/5/2025).
Untuk menghindari amukan warga, pihak kepolisian segera membawa pelaku dan menyerahkannya ke Reskrim Polres Tasikmalaya guna proses hukum lebih lanjut.
"Saat ini, pelaku sudah kami serahkan ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.
Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap aksi kriminal serta segera melaporkan kejadian mencurigakan di lingkungan mereka.
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa ganja tersebut ditanam di area kebun cabai.
BPBD Kota Tasikmalaya mendistribusikan 8.000 liter air bersih ke Perumahan PDK Kahuripan seiring meluasnya krisis air hingga kawasan pusat kota (8/10/2026).
Polisi menyita tujuh pot tanaman ganja setinggi 15-20 sentimeter yang disamarkan di antara kebun cabai.