Ikuti Kami :

Disarankan:

PUPR Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hadapi Musim Hujan 2025/2026

Selasa, 04 November 2025 | 19:37 WIB
PUPR Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hadapi Musim Hujan 2025/2026
PUPR Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hadapi Musim Hujan 2025/2026.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana secara serentak di seluruh unit kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah, pada Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi seiring datangnya musim hujan 2025/2026.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana secara serentak di seluruh unit kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah, pada Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi seiring datangnya musim hujan 2025/2026.

Apel dilaksanakan secara hibrida dengan menghubungkan kantor pusat dan seluruh balai di bawah Kementerian PUPR melalui platform Zoom. Menteri PUPR Dody Hanggodo memimpin langsung apel dari Jakarta, didampingi sejumlah pejabat tinggi lintas instansi, di antaranya Kepala BMKG, perwakilan BNPB, para direktur jenderal, serta kepala balai wilayah.

Di tingkat daerah, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy turut berpartisipasi secara virtual dengan melibatkan seluruh jajaran pejabat struktural dan fungsional.

Dalam arahannya, Menteri Dody menekankan pentingnya kesiapsiagaan menyeluruh dalam menghadapi musim hujan yang diperkirakan berlangsung lebih intens dan meluas dari wilayah barat ke timur Indonesia.

“Ada tiga pilar utama yang harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Dody.

Ia menjelaskan bahwa pada aspek kesiapsiagaan infrastruktur dan keselamatan publik, seluruh infrastruktur vital seperti sungai, drainase, tanggul, waduk, jembatan, dan jalan nasional harus dipastikan dalam kondisi baik melalui pemeriksaan rutin.

"Pemeriksaan dan pemeliharaan rutin harus ditingkatkan guna mencegah kerusakan yang dapat memperparah dampak bencana," ucapnya.

Selain itu, Dody menegaskan perlunya sinergi lintas lembaga, melibatkan BNPB, BPBD, BMKG, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, serta pemerintah daerah. Ia juga mendorong penggunaan teknologi untuk pemetaan risiko dan pelaporan secara real-time dari lapangan. “Setiap informasi harus bisa segera diolah menjadi keputusan yang cepat dan tepat,” katanya.

Mengingat musim hujan bertepatan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru, Dody juga menyoroti pentingnya edukasi publik. Pemerintah mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga ketertiban di ruang publik. 

“Infrastruktur tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tapi juga dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegas Dody.

Ia menambahkan, Presiden RI berpesan agar seluruh jajaran pemerintah hadir secara nyata di tengah masyarakat, memberikan respons cepat, dan mengambil tindakan konkret demi keselamatan rakyat.

Menindaklanjuti arahan tersebut, BBWS Citanduy memastikan kesiapan penuh menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Kepala BBWS Citanduy, Roy Panagom Pardede, menyatakan bahwa seluruh peralatan siaga seperti excavator, dump truck, mobil pompa, dan kendaraan operasional telah disiapkan.

Selain itu, logistik darurat seperti sandbag, geobag, serta material penanggulangan banjir juga sudah tersedia di gudang. 

“BBWS Citanduy berkomitmen menjaga kesiapan personel dan peralatan. Kami telah meningkatkan inspeksi lapangan, menyiapkan gudang logistik, serta membentuk Tim Siaga Bencana yang siaga 24 jam,” ujar Roy.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement