Ikuti Kami :

Disarankan:

Unik! Peringati Maulid Nabi, Warga Sukagalih Tasikmalaya Gelar Mancing Mania Malam Hari dan Tradisi Ngobeng

Rabu, 09 September 2026 | 23:46 WIB
Unik! Peringati Maulid Nabi, Warga Sukagalih Tasikmalaya Gelar Mancing Mania Malam Hari dan Tradisi Ngobeng
Unik! Peringati Maulid Nabi, Warga Sukagalih Tasikmalaya Gelar Mancing Mania Malam Hari dan Tradisi Ngobeng.

Warga Kampung Sukagalih, Sukamanah, Tasikmalaya memperingati Maulid Nabi 1448 H dengan menggelar mancing mania malam hari dan tradisi ngobeng ikan (9/9/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kemeriahan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah berlangsung semarak di Kampung Sukagalih, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Warga setempat menggelar serangkaian kegiatan kemasyarakatan mulai Sabtu (5/9/2026) malam hingga Minggu (6/9/2026) sore.

Berbeda dari perayaan keagamaan pada umumnya, warga Kampung Sukagalih mengisi peringatan ini dengan aksi mancing mania unik di malam hari yang dilanjutkan dengan tradisi ngubyag balong atau ngobeng ikan bersama ratusan warga.

Ketua Panitia Kegkatan, Triyono Paul, didampingi Ketua RT 06 Kampung Sukagalih, Edi Mulyadi, menjelaskan bahwa pemilihan waktu dan konsep acara dirancang agar seluruh warga dapat berpartisipasi tanpa mengganggu jam kerja harian.

"Dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah, mengadakan acara mancing mania sama ngubyag balong atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ngobeng," kata Triyono  saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026) malam.

"Acara mancing mania digelar pada malam hari, beda dari yang lain. Kenapa digelar malam hari? Dikarenakan aktivitas kalau disiang hari warga kan kerja, kalau malam hari kan pada pada ngumpul di rumah," tambahnya.

Keseruan berlanjut pada Minggu siang saat tradisi ngobeng atau menangkap ikan langsung dengan tangan kosong digelar di kolam ikan Masjid An-Nur. Antusiasme masyarakat melonjak tajam dengan hadirnya ratusan peserta dari berbagai tingkatan usia.

"Kalau ngobeng siang hari, diikuti ratusan warga. Dari enam RT satu RW. RT 01 sampai RT 06. Kampung sukagalih, kelurahan sukamanah, kecamatan cipedes kota Tasikmalaya," jelasnya. 

Selain ngobeng dan mancing mania, panitia juga menggelar berbagai perlombaan hiburan yang melibatkan anak-anak hingga kalangan ibu-ibu untuk makin mempererat tali silaturahmi antarwarga.

"Sambil digelar acara lomba-lomba yang diikuti oleh ibu-ibu dan anak-anak. Ngobeng dan mancing mania juga dari anak sampai orang tua, guyub di sana kumpul alhamdulillah," ungkapnya gembira.

Triyono menambahkan, ajang kebersamaan ini sudah menjadi tradisi tahunan di Kampung Sukagalih. Namun, perayaan tahun 1448 H ini dirasakan jauh lebih meriah ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

"Acara digelar rutin setiap tahun, tahun ini lebih meriah dan semarak," katanya.

Di akhir keterangannya, pihak pengurus lingkungan berharap tradisi keagamaan yang dibungkus dengan kearifan lokal ini dapat terus dipertahankan dan diselenggarakan secara berkelanjutan di masa mendatang.

"Harapan tahun depan bisa digelar kembali, insyaallah digelar tiap tahun ya," pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement