Prabowo di HUT Demokrat ke-25: Perbedaan Boleh, Persatuan Harus Tetap Dijaga
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam kehidupan demokrasi saat menghadiri HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta.
Disarankan:
Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 1.999 dapur SPPG penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menutup sementara 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Melansir laman bgn.go.id, Kamis (10/9/2026), keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Kepala BGN, Sudaryono, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan keamanan pangan dan kualitas layanan bagi para penerima manfaat program MBG di seluruh Indonesia.
Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menegaskan bahwa pemenuhan standar higiene dan sanitasi merupakan syarat utama yang wajib dipenuhi setiap dapur penyelenggara program MBG.
Menurutnya, sertifikasi laik higiene sanitasi bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan bagian penting untuk menjamin makanan yang disajikan aman, sehat, dan layak dikonsumsi.
“Standar higiene dan sanitasi adalah syarat mutlak dalam penyelenggaraan dapur Makan Bergizi Gratis. Tidak ada kompromi untuk aspek keamanan pangan,” tegas Sudaryono.
Hasil Verifikasi Nasional
BGN sebelumnya melakukan verifikasi dan pemutakhiran data terhadap puluhan ribu dapur SPPG yang terlibat dalam program MBG. Dari total awal 27.485 dapur yang terdata, dilakukan penyisiran sehingga jumlah sementara menjadi 27.022 dapur.
Berdasarkan hasil koordinasi terbaru dengan Kementerian Kesehatan hingga 7 September 2026, ditemukan sebanyak 1.999 dapur yang belum mendaftarkan SLHS ke Dinas Kesehatan setempat.
Sudaryono menjelaskan, persoalan utama bukan karena dapur tersebut gagal memenuhi persyaratan, melainkan karena belum melakukan proses pendaftaran sama sekali.
“Ini bukan soal persyaratan yang tidak lengkap atau belum lolos verifikasi. Faktanya, mereka belum mendaftar SLHS ke Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Ditutup Sementara untuk Investigasi
Setelah melalui tahapan konfirmasi dan evaluasi, BGN memutuskan menghentikan sementara operasional 1.999 dapur tersebut guna menjalani proses investigasi lebih lanjut.
Adapun rincian dapur SPPG yang ditutup sementara meliputi:
1. Wilayah 1: 351 dapur
2. Wilayah 2: 1.417 dapur
3. Wilayah 3: 231 dapur
Penutupan sementara dilakukan hingga seluruh proses pemeriksaan dan verifikasi selesai dilaksanakan.
Jaga Kualitas Program MBG
BGN menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan ketat terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.
Dengan adanya evaluasi dan investigasi, pemerintah ingin memastikan seluruh dapur penyedia makanan memenuhi standar kesehatan, sanitasi, dan keamanan pangan sebelum kembali beroperasi.
Sudaryono menambahkan, keselamatan penerima manfaat menjadi prioritas utama sehingga seluruh mitra penyelenggara wajib mematuhi regulasi yang telah ditetapkan.
“Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas layanan, keamanan pangan, serta memastikan seluruh penerima manfaat mendapatkan makanan yang sehat dan aman,” katanya.
BGN memastikan pengawasan terhadap dapur MBG akan terus diperketat agar program peningkatan gizi nasional berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam kehidupan demokrasi saat menghadiri HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta.
Pemerintah memperkuat kesiapan menghadapi fenomena El Nino dan dampak erupsi sejumlah gunung berapi di Indonesia.
Pemerintah mempercepat penanganan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau melalui operasi modifikasi cuaca, pemantauan abu vulkanik, dan pengawasan potensi tsunami di Selat Sunda.