TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Seorang wanita muda berinisial F (23) harus mengalami luka-luka sangat parah usai melompat dari atas Jembatan Jalan Baru (JB) Lingkar Utara atau Jembatan JB Lanud, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Rabu (4/11/2026) sekira pukul 01.30 WIB.
Korban yang merupakan warga Kampung Awiluar RT 05 / RW 01, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo Tasikmalaya dan kini tengah menjalani perawatan intensif di ruang tindakan penanganan darurat.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi perawatan, kondisi korban tampak sangat mengkhawatirkan. Pakaian yang dikenakan wanita muda tersebut terlihat berlumuran darah segar yang diduga kuat berasal dari luka patah tulang terbuka yang menembus kulit.
Secara medis, korban menderita patah tulang serius di bagian siku tangan kanan. Selain itu, korban juga mengalami luka lecet serta memar parah di bagian lengan kiri atas siku akibat benturan keras saat jatuh ke dasar jurang Sungai Ciloseh dari ketinggian sekitar 30 meter.
Saksi sekaligus rekan korban, Asep Ansori (19), menceritakan kepanikan saat mendapati tubuh korban tergeletak di dasar jembatan. Pakaian Asep bahkan tampak kotor berlumuran tanah dan darah sewaktu ikut mengevakuasi tubuh F dari dasar jurang.
"Kejadiannya gak ngomong dulu, tiba-tiba loncat. Tadi posisinya lagi nongkrong," ujar Asep dengan raut wajah panik usai membantu proses evakuasi.
Mengingat luka patah tulang yang cukup parah dan pendarahan yang terus keluar, tim medis RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya bertindak cepat memberikan pertolongan pertama guna menstabilkan kondisi fisik korban yang lemas.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Cibeureum dan Piket Fungsi Polres Tasikmalaya Kota langsung mendatangi IGD RSUD dr. Soekardjo untuk memantau kondisi perkembangan medis korban, sekaligus melakukan olah TKP di lokasi Jembatan JB Lanud guna mengusut penyebab pasti aksi nekat tersebut.