Ikuti Kami :

Disarankan:

BTPN Syariah Catat Pertumbuhan Pembiayaan 9 Persen di Semester I 2026, Fokus Perkuat Segmen Ultra Mikro

Rabu, 29 Juli 2026 | 12:58 WIB
BTPN Syariah Catat Pertumbuhan Pembiayaan 9 Persen di Semester I 2026, Fokus Perkuat Segmen Ultra Mikro
BTPN Syariah Catat Pertumbuhan Pembiayaan 9 Persen di Semester I 2026, Fokus Perkuat Segmen Ultra Mikro. Foto: Istimewa

PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatat kinerja positif pada Semester I 2026 dengan laba bersih mencapai Rp655 miliar.

JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Memasuki usia ke-12 tahun, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat segmen ultra mikro melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha yang berkelanjutan.

Strategi tersebut kembali menunjukkan hasil positif dengan pertumbuhan pembiayaan dan kinerja keuangan yang tetap solid sepanjang Semester I Tahun 2026.

BTPN Syariah mencatat bahwa kualitas pembiayaan yang sehat masih menjadi fondasi utama dalam menjaga kinerja perusahaan. Bank menilai kualitas pembiayaan bukan hanya mencerminkan kesehatan bisnis, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kapasitas, ketahanan, dan kemampuan nasabah dalam mengelola usaha mereka.

Selama lebih dari satu dekade, BTPN Syariah konsisten memberikan akses keuangan kepada masyarakat ultra mikro, khususnya perempuan pelaku usaha produktif di berbagai daerah di Indonesia.

Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek permodalan, tetapi juga membangun karakter dan perilaku usaha melalui penerapan empat perilaku unggul yang dikenal dengan konsep BDKS (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu).

Menurut Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad, pendekatan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membantu nasabah tetap bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Memasuki tahun ke-12, kami akan terus memperkokoh fondasi melalui kualitas pembiayaan yang sehat serta bertumbuh lebih beragam melalui pengembangan inisiatif baru bagi nasabah kami. Kami percaya semakin besar dampak yang kami hadirkan bagi nasabah, semakin kuat pula pertumbuhan berkelanjutan yang dapat kami ciptakan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).

Kembangkan Segmen Pembiayaan Baru

Selain memperkuat layanan bagi kelompok ultra mikro, BTPN Syariah juga mulai memperluas sumber pertumbuhan melalui pengembangan pembiayaan non-komunitas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menciptakan model bisnis yang lebih beragam dan berkelanjutan.

Segmen pembiayaan baru tersebut mencakup pinjaman individu serta pembiayaan kepada lembaga non-keuangan. Melalui diversifikasi ini, bank berharap dapat memperkuat fondasi bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas di masa mendatang.

Strategi tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari nasabah, investor, hingga masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi syariah nasional.

Laba Bersih Capai Rp655 Miliar

Kinerja keuangan BTPN Syariah sepanjang enam bulan pertama tahun 2026 menunjukkan tren positif. Bank berhasil membukukan **laba bersih sebesar Rp655 miliar** dengan dukungan pertumbuhan aset dan pembiayaan yang sehat.

Total aset perusahaan tercatat mencapai Rp23 triliun, meningkat sekitar 8 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan mencapai Rp11 triliun, atau tumbuh 9 persen YoY, menunjukkan masih tingginya kebutuhan akses permodalan di sektor ultra mikro dan segmen yang menjadi fokus pengembangan perusahaan.

Tak hanya itu, sejumlah indikator keuangan utama juga tetap berada pada level yang kuat. Return on Asset (RoA) tercatat sebesar 7,2 persen, sedangkan Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai 58,7 persen, mencerminkan kondisi permodalan yang sangat kuat untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Perkuat Dampak Sosial dan Ekonomi

Sebagai bank syariah yang mengedepankan prinsip pemberdayaan, BTPN Syariah menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup nasabah. Oleh karena itu, perusahaan akan terus mengembangkan berbagai program pendampingan yang bertujuan meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan keluarga nasabah.

Dengan fondasi kualitas pembiayaan yang terjaga, diversifikasi produk pembiayaan, serta dukungan permodalan yang kuat, BTPN Syariah optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperluas dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Indonesia, khususnya pelaku usaha ultra mikro.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement