Ikuti Kami :

Disarankan:

Dipindah ke Ruang Rawat Inap RSUD dr. Soekardjo, Korban Penusukan di Jembatan Ciloseh Tasikmalaya Ungkap Detik-Detik Penganiayaan

Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:07 WIB
Dipindah ke Ruang Rawat Inap RSUD dr. Soekardjo, Korban Penusukan di Jembatan Ciloseh Tasikmalaya Ungkap Detik-Detik Penganiayaan
Dipindah ke Ruang Rawat Inap RSUD dr. Soekardjo, Korban Penusukan di Jembatan Ciloseh Tasikmalaya Ungkap Detik-Detik Penganiayaan. Foto: Asep Juhariyono.

Korban penusukan di bawah Jembatan Ciloseh Tasikmalaya dipindah ke ruang rawat inap RSUD dr. Soekardjo (25/10/2026). Pelaku telah diringkus polisi kurang dari 12 jam.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Korban dugaan aksi penusukan di kawasan bawah Jembatan Ciloseh atau Tugu Kujang, Jalan Lingkar Utara, Kota Tasikmalaya, Widianto (28), kondisinya mulai berangsur meski masih harus menjalani perawatan intensif. Korban yang sebelumnya ditangani di ruang IGD kini telah dipindahkan ke Ruang Rawat Inap Melati Lantai 4 RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, Minggu (25/10/2026) siang.

Didampingi oleh bapak mertuanya di atas tempat tidur perawatan, Widianto menceritakan kembali kronologi insiden berdarah yang menimpanya pada Minggu dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Peristiwa bermula ketika korban bersama rekan-rekannya sedang nongkrong di kolong jembatan, yang biasa mereka jadikan tempat berjaga malam guna mengantisipasi aksi berandal jalanan atau geng motor. Tak lama berselang, datang seorang wanita bersama seorang pria yang tidak dikenal korban.

Korban sempat menyapa dan meminta iuran sukarela (PTPT) kepada pria tersebut. Pria itu sempat mengiyakan sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Namun, beberapa saat kemudian, pria tersebut kembali datang bersama sejumlah orang dan langsung melabrak korban.

"Pas datang anjeunna nyarios, 'naha menta pt pt ka si ieu'," ujar Widianto menirukan ucapan pelaku saat mendatangi lokasi.

Keributan pun tak terhindarkan. Saat rekan korban terpancing emosi dan hendak memukul, korban mencoba melerai dan menarik rekannya menjauh. Naas, pelaku justru menarik korban dan melayangkan tusukan menggunakan pisau kecil ke arah bagian panggul dan dada sebelah kanan.

Seketika korban tidak menyadari bahwa dirinya telah tertusuk karena sempat balik memukul hingga pelaku terjatuh dan kabur. Korban bahkan sempat mengejar pelaku sebelum akhirnya menyadari darah mengocor deras dari tubuhnya.

"Cuma baru nyadar tangan berdarah, pas ada lampu dan dicek di bagian bawah bolong dan darah ngocor. Pelaku sudah mau ketangkap tapi saya minta tolong ke teman dan diantar ke rumah sakit sekitar pukul 02.30," ungkapnya.

Akibat luka tusuk bersenjata tajam tersebut, korban mengalami luka serius hingga bilah pisau dilaporkan mencapai bagian tulang. Berdasarkan pemeriksaan medis lanjutan, terdapat cairan di bagian paru-paru korban sehingga harus segera menjalani tindakan operasi, sementara bagian pinggangnya belum bisa digerakkan secara leluasa.

Sementara itu, jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bergerak sangat cepat menangani kasus ini. Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan Unit Identifikasi bersama Polsek Cibeureum serta penyisiran barang bukti berupa sepasang sandal di bawah jembatan, terduga pelaku berhasil diringkus kurang dari 12 jam pascakejadian.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga Fardhela, menegaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan dan memastikan terduga pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kita sudah mendapat informasi tersebut, anggota telah mengecek kondisi korban di rumah sakit, dan olah TKP juga sudah kita lakukan. Dan yang diduga sebagai pelaku sudah diamankan," tegas AKP Januar, Minggu (25/10/2026).

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin