Ikuti Kami :

Disarankan:

Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Kereta Api, KA Sangkuriang Catat Okupansi Tertinggi di Daop 2 Bandung

Senin, 06 Juli 2026 | 23:02 WIB
Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Kereta Api, KA Sangkuriang Catat Okupansi Tertinggi di Daop 2 Bandung
Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Kereta Api, KA Sangkuriang Catat Okupansi Tertinggi di Daop 2 Bandung. Foto: Istimewa

Lonjakan mobilitas masyarakat selama libur sekolah 2026 membuat jumlah penumpang kereta api di wilayah Daop 2 Bandung meningkat signifikan.

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com – Masa libur sekolah 2026 menjadi momentum meningkatnya mobilitas masyarakat yang berdampak langsung pada tingginya jumlah pengguna jasa kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung. Sejumlah perjalanan kereta api bahkan mencatat tingkat okupansi yang melampaui 100 persen secara akumulatif.

Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menunjukkan bahwa lonjakan penumpang terjadi pada berbagai rute favorit selama musim liburan. Kereta api jarak jauh yang melayani tujuan wisata dan perjalanan antarkota menjadi pilihan utama masyarakat untuk berlibur maupun bersilaturahmi.

Dari seluruh layanan yang beroperasi, KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang pulang-pergi (PP) menjadi kereta dengan tingkat okupansi tertinggi selama periode libur sekolah.

Tercatat, KA Sangkuriang melayani 19.997 pelanggan dari kapasitas 7.040 kursi, sehingga mencatat tingkat okupansi kumulatif mencapai 284 persen.

Posisi berikutnya ditempati KA Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar PP yang melayani 23.707 pelanggan dari kapasitas 11.872 kursi atau okupansi sekitar 199,7 persen.

Sementara itu, KA Malabar relasi Bandung–Malang PP mengangkut 18.767 pelanggan dengan tingkat okupansi 225,6 persen, disusul KA Papandayan relasi Garut–Gambir PP yang melayani 14.013 pelanggan atau okupansi 186,3 persen.

Adapun KA Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya Gubeng PP** melengkapi daftar lima besar dengan jumlah pelanggan mencapai 13.934 orang dan okupansi sebesar 167,5 persen. 

Selain tingginya okupansi kereta api, KAI Daop 2 Bandung juga mencatat sejumlah relasi perjalanan yang menjadi favorit pelanggan selama musim liburan. Rute Bandung–Gambir, Bandung–Yogyakarta, Kiaracondong–Kutoarjo, Kiaracondong–Lempuyangan, serta Bandung–Surabaya Gubeng menjadi jalur dengan permintaan tiket tertinggi.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya angka okupansi menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang dipercaya masyarakat untuk bepergian jarak jauh.

Menurutnya, faktor keamanan, kenyamanan, ketepatan waktu, serta terbebas dari kemacetan menjadi alasan utama masyarakat memilih kereta api selama masa liburan.

“Selama masa libur sekolah, kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas kemacetan. Tingginya okupansi juga menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat untuk berwisata maupun bersilaturahmi bersama keluarga,” ujar Kuswardojo, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, angka okupansi yang melebihi 100 persen tidak berarti terjadi kelebihan kapasitas tempat duduk. Tingginya persentase tersebut merupakan akumulasi jumlah pelanggan yang naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan.

Dengan sistem tersebut, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang pada segmen perjalanan yang berbeda tanpa mengurangi hak pelanggan untuk mendapatkan tempat duduk.

“KAI menerapkan sistem penjualan tiket sesuai kapasitas kursi yang tersedia pada setiap segmen perjalanan. Jadi seluruh pelanggan tetap mendapatkan tempat duduk sesuai tiket yang dimiliki meskipun secara akumulatif tingkat okupansi dapat melampaui 100 persen,” jelasnya.

KAI Daop 2 Bandung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai sarana transportasi selama masa libur sekolah. Ke depan, perusahaan berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan guna memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan agar kereta api tetap menjadi pilihan utama transportasi publik yang aman dan nyaman,” pungkas Kuswardojo.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement