Pasokan Bahan Pokok di Kota Tasikmalaya Tetap Terjaga, Harga Cabai Masih Fluktuatif
Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya memastikan stok bahan pokok di Kota Tasikmalaya tetap aman meski kemarau panjang masih berlangsung.
Disarankan:
Aparat kepolisian bersama tokoh masyarakat dan perwakilan driver ojol Tasikmalaya melakukan klarifikasi bersama terkait viralnya kasus chat asusila sesama jenis oleh oknum pelanggan di Tanjungjaya.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pihak kepolisian bergerak cepat meredam kegaduhan yang sempat viral di jagat media sosial terkait unggahan seorang pengemudi ojek daring (ojek online/ojol) di Tasikmalaya. Langkah ini diambil guna mengklarifikasi situasi dan mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri dari komunitas pengemudi daring di lapangan.
Sebelumnya, sebuah unggahan dari akun Facebook Oga Nugraha di grup "grab gojek tasikmalaya" mendadak viral. Ia meluapkan kekesalannya terhadap seorang pelanggan pria dengan nama akun Devin Firmansyah yang mengirimkan pesan-pesan bernada ajakan seksual sesama jenis saat memesan layanan GoRide Hemat. Dalam pesannya, pelanggan tersebut merayu pengemudi untuk melakukan hubungan asusila dengan iming-iming rumahnya sedang dalam kondisi sepi.
Kekesalan pengemudi ojol semakin memuncak lantaran dalam tangkapan layar (screenshot) obrolan aplikasi yang beredar, pelanggan tersebut mencantumkan titik penjemputan di sekitar lingkungan Pesantren Al-Mubarok, Kampung Cikalapa, Kecamatan Tanjungjaya, menuju Jalan Raya Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.
Menyikapi ruang digital yang terus memanas dan menghindari salah paham di tengah masyarakat, aparat kepolisian langsung memfasilitasi pertemuan klarifikasi. Berdasarkan dokumentasi resmi yang diterima redaksi, jajaran Polsek Tanjungjaya bersama Unit Binmas mengundang perwakilan pengemudi ojol, tokoh masyarakat, serta pengurus lembaga keagamaan terkait.
Langkah klarifikasi ini penting dilakukan untuk menegaskan bahwa tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum pelanggan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan lembaga keagamaan atau pesantren yang dijadikan sebagai titik acuan lokasi jemput (share location) di dalam aplikasi ojek daring.
Aparat kepolisian mengapresiasi sikap tanggap para pengemudi ojol yang tidak terpancing melakukan tindakan anarkis dan memilih jalur koordinasi demi menjaga ketertiban umum (kamtibmas).
Melalui pertemuan berkala tersebut, pihak kepolisian meminta komunitas driver online di wilayah Tanjungjaya, Mangunreja, dan sekitarnya untuk tetap tenang serta mempercayakan penanganan masalah akun bermasalah ini kepada pihak berwajib dan perusahaan aplikator.
Masyarakat dan para pengemudi ojol juga diimbau untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian apabila kembali menemukan modus operandi serupa atau tindakan intimidasi yang mengganggu kenyamanan saat bekerja.
Dengan adanya klarifikasi bersama ini, situasi kamtibmas di kalangan pengemudi daring dan masyarakat Tatar Sukapura dipastikan tetap berjalan aman, kondusif, dan saling menghormati.
Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya memastikan stok bahan pokok di Kota Tasikmalaya tetap aman meski kemarau panjang masih berlangsung.
Wawali Diky Candra meresmikan Kick Off Tasikmalaya Great Sale (TGS) 2026 di Gedung PPIK (7/10/2026). Ratusan merchant menghadirkan promo serba angka 25 merayakan HUT Kota Tasikmalaya.
Polres Tasikmalaya Kota menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 di SMPN 1 Kota Tasikmalaya, Rabu (7/10/2026).