PANGANDARAN, NewsTasikmalaya.com – Sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, memanen berkah melimpah pada momentum libur Lebaran 1447 Hijriah. Sejak Minggu (22/3/2026), ribuan wisatawan dari berbagai penjuru daerah mulai memadati kawasan Pantai Pangandaran, menjadikannya salah satu titik keramaian utama di jalur selatan Jawa Barat.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari deretan kendaraan yang mengular di jalur akses menuju pantai. Fenomena ini membuktikan bahwa Pantai Pangandaran tetap menjadi magnet kuat bagi pelancong, baik lokal maupun mancanegara, untuk mengisi waktu libur panjang bersama keluarga.
“Alhamdulillah, peningkatan kunjungan wisatawan sejak kemarin sangat signifikan. Pantai Pangandaran masih menjadi destinasi favorit masyarakat dari berbagai daerah pada musim Lebaran tahun ini,” ungkap Sarlan, salah satu pengelola wisata di kawasan tersebut, Senin (23/3/2026).
Guna mengantisipasi kemacetan parah di pintu masuk utama, pihak pengelola telah menyiapkan langkah strategis dengan mengaktifkan sedikitnya delapan gerbang masuk. Skema ini dilakukan agar distribusi arus kendaraan tidak menumpuk di satu titik, sehingga wisatawan dapat masuk ke kawasan pantai dengan lebih lancar.
Pihak manajemen memprediksi volume kunjungan akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan, mengingat masa libur sekolah dan cuti bersama masih berlangsung hingga akhir pekan.
Di tengah kepadatan pengunjung, pengelola bersama petugas keamanan pantai (Life Guard) terus memberikan imbauan intensif. Selain pengaturan lalu lintas, keselamatan aktivitas di bibir pantai menjadi perhatian utama, terutama terkait zona larangan berenang.
"Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan agar tetap waspada, mematuhi rambu-rambu yang ada, dan menjaga keselamatan anggota keluarga masing-masing demi kenyamanan bersama selama berlibur," pungkas Sarlan.
Hingga Senin siang, arus kendaraan menuju Pangandaran dari arah Banjar maupun jalur pantai selatan (Pansela) terpantau padat namun tetap terkendali dengan penjagaan ketat dari personel gabungan TNI, Polri, dan Dishub.