Kota Tasikmalaya Masih Miliki 109 Objek Diduga Cagar Budaya
Kota Tasikmalaya baru menetapkan empat objek sebagai cagar budaya, sementara 109 objek lainnya masih berstatus Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB).
Disarankan:
Pemkot Tasikmalaya menjanjikan bonus Rp100 juta bagi atlet peraih medali emas Porprov XV Jawa Barat 2026, Rp50 juta untuk perak, dan Rp25 juta untuk perunggu.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menjanjikan bonus bagi atlet berprestasi yang meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Atlet peraih medali emas dijanjikan bonus sebesar Rp100 juta, perak Rp50 juta, dan perunggu Rp25 juta.
Bonus tersebut diumumkan langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, saat upacara pelepasan kontingen Kota Tasikmalaya menuju Porprov XV Jabar 2026 di Alun-Alun Dadaha, Senin (26/10/2026) pagi.
Viman mengatakan, pemberian bonus tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga dan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
"Kami menyajikan untuk atlet yang meraih medali emas ini Rp 100 juta bonusnya, dan untuk perak di angka Rp 50 juta, Perunggu di angka Rp 25 juta, kita rencanakan di tahun depan, gitu kan dan cair di tahun depan," kata Viman.
Menurutnya, besaran bonus bukan semata-mata menjadi ukuran dukungan pemerintah. Lebih dari itu, penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong atlet agar terus berjuang membawa nama baik Kota Tasikmalaya di tingkat provinsi maupun nasional.
Viman menilai, kemajuan sebuah daerah juga dapat dilihat dari capaian prestasi olahraga serta kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya.
"Karena kemajuan sebuah kota dapat dilihat dari prestasi olahraga dan kualitas SDM-nya," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Viman juga mengapresiasi kepengurusan KONI Kota Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Anton Suherlan. Ia menilai dukungan KONI terhadap berbagai cabang olahraga (cabor) berperan penting dalam pembinaan atlet untuk mencapai prestasi terbaik.
Viman turut mengapresiasi kehadiran para wali kota dan wakil wali kota Tasikmalaya terdahulu serta dukungan dewan penyantun terhadap perkembangan olahraga di daerah tersebut.
"Hari ini, wali kota dan wakil wali kota terdahulu juga hadir. Itu merupakan wujud support yang sangat luar biasa, kemudian juga dari dewan penyantun yang tidak habis-habisnya mendukung. Dan terima kasih Ketua KONI juga sudah ada komitmen memberikan bonus Rp 10 juta untuk yang meraih medali emas," tuturnya.
Ketua KONI Tasikmalaya Tambah Bonus Rp10 Juta dari Dana Pribadi
Dukungan terhadap atlet Kota Tasikmalaya juga datang dari Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherlan. Ia berkomitmen memberikan bonus tambahan sebesar Rp10 juta kepada atlet yang berhasil meraih medali emas di Porprov XV Jawa Barat 2026.
Anton menegaskan, bonus tersebut diberikan secara pribadi sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi atlet agar tampil maksimal dalam pertandingan.
"Dan saya memberikan kadeudeuh buat emas secara pribadi Rp 10 juta. Karena itu untuk mendorong peningkatan semangat para atlet," ungkap Anton.
Anton mengapresiasi langkah Wali Kota Tasikmalaya yang menyiapkan bonus dengan nominal cukup besar bagi para atlet berprestasi. Menurutnya, pengumuman tersebut menjadi penyemangat tambahan bagi kontingen yang akan berjuang membawa nama daerah.
"Makanya pak wali kota kita dengar luar biasa ngasih bonus emas 100 juta apresiasi luar biasa dan mereka sangat bangga, dan ini diluar perkiraan kita pak wali menyampaikan itu," ujar Anton.
Ia juga menjelaskan bahwa anggaran bonus atlet dari pemerintah telah masuk dalam perencanaan untuk tahun anggaran 2027. Karena itu, realisasi pemberian bonus akan mengikuti mekanisme penganggaran serta kebijakan pemerintah daerah.
"Artinya kalau anggaran itu sudah di masukan ke KONI, dari hasil BK, dan masuk ke hibah koni, realisasi bukan 2027, dan sudah masuk di perencanaan tahun ini. Dari hasil BK sudah dimasukan anggaran 2027, harapannya maksimal di bulan paling orang nunggu di bulan puasa sudah disampaikan, tinggal menunggu kebijakan pak wali," pungkasnya.
Dengan adanya bonus dari Pemkot Tasikmalaya dan tambahan penghargaan pribadi dari Ketua KONI, para atlet diharapkan semakin termotivasi untuk meraih medali dan meningkatkan prestasi pada Porprov XV Jawa Barat 2026.
Kota Tasikmalaya baru menetapkan empat objek sebagai cagar budaya, sementara 109 objek lainnya masih berstatus Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB).
Insiden diduga terjadi saat pengemudi menghindari kendaraan lain. Damkar Kota Tasikmalaya segera melakukan evakuasi dengan waktu penanganan sekitar tiga menit.
Operasi menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas, mulai dari tidak memakai helm SNI, penggunaan ponsel saat berkendara, hingga pengendara di bawah umur dan pengemudi di bawah pengaruh alkohol.