Ikuti Kami :

Disarankan:

Prabowo: Rekomendasi Ijtima Ulama Jadi Penyemangat Pemerintah Wujudkan Kedaulatan dan Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:06 WIB
Prabowo: Rekomendasi Ijtima Ulama Jadi Penyemangat Pemerintah Wujudkan Kedaulatan dan Kesejahteraan Rakyat
Prabowo: Rekomendasi Ijtima Ulama Jadi Penyemangat Pemerintah Wujudkan Kedaulatan dan Kesejahteraan Rakyat. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Presiden menilai rekomendasi tersebut menjadi amanah sekaligus penyemangat bagi pemerintah untuk memperkuat kedaulatan bangsa, mendorong kemandirian ekonomi, mempercepat hilirisasi dan industrialisasi, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945.

JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Presiden Prabowo Subianto menyambut positif rekomendasi yang disampaikan Ijtima Ulama Indonesia dalam rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Menurut Presiden, rekomendasi yang diberikan para ulama tersebut merupakan bentuk dukungan moral sekaligus amanah yang akan menjadi penguat bagi pemerintah dalam menjalankan program pembangunan nasional yang berpihak kepada rakyat dan berlandaskan konstitusi.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengaku terkesan dengan isi rekomendasi yang disusun para ulama, terutama karena substansi yang disampaikan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang tengah dijalankan.

"Hari ini saya menerima sebuah amanah yang sangat berharga dari para ulama. Rekomendasi yang disampaikan menjadi dorongan dan semangat bagi pemerintah untuk terus bekerja demi kepentingan bangsa dan negara," ujar Presiden, seperti dilansir presidenri.go.id, Sabtu (25/7/2026).

Dukung Program Strategis Nasional

Salah satu poin yang menjadi perhatian Presiden adalah dukungan Ijtima Ulama Indonesia terhadap berbagai program strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi dan kedaulatan nasional.

Dukungan tersebut mencakup upaya memperkuat kemandirian ekonomi, mempercepat industrialisasi dan hilirisasi sumber daya alam, memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hingga mengembalikan arah pembangunan sesuai amanat Pancasila dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

Presiden menilai rekomendasi tersebut memiliki kesamaan visi dengan agenda pembangunan yang saat ini sedang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, pembangunan nasional harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memastikan kekayaan negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Pemerintahan Harus Tetap Berlandaskan Konstitusi

Selain mendukung pembangunan ekonomi, Ijtima Ulama Indonesia juga menekankan pentingnya menjaga agar negara yang kuat tetap berjalan dalam koridor hukum, keadilan, dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Presiden Prabowo menyatakan pandangan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh penyelenggara negara agar setiap kebijakan yang diambil tetap berlandaskan konstitusi dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila kekuatan negara berjalan beriringan dengan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.

Apresiasi Peran Ulama dalam Menjaga Persatuan Bangsa

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan apresiasi atas komitmen para ulama yang terus berperan aktif menjaga persatuan nasional serta memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, kontribusi ulama tidak hanya penting dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam membangun kesadaran sosial, memperkuat moral bangsa, dan menjaga stabilitas nasional.

Presiden menilai dukungan yang diberikan melalui forum Ijtima Ulama menunjukkan adanya kesamaan semangat antara pemerintah dan tokoh agama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

"Saya merasa tersentuh dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Saya melihat perjuangan pemerintah untuk memperkuat bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat mendapat pemahaman dan dukungan dari para ulama," katanya.

Jadi Motivasi Percepat Pembangunan

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa rekomendasi dan dukungan yang diberikan Ijtima Ulama Indonesia akan menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus bekerja menghadirkan kemajuan di berbagai sektor.

Pemerintah, lanjut Presiden, akan terus berupaya menjaga kedaulatan bangsa, memperkuat ekonomi nasional, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Dukungan dari para ulama diharapkan semakin memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur sesuai amanat konstitusi.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement