Ikuti Kami :

Disarankan:

Prabowo: Sistem Perlindungan Sosial Indonesia Termasuk yang Terkuat di Dunia

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:43 WIB
Prabowo: Sistem Perlindungan Sosial Indonesia Termasuk yang Terkuat di Dunia
Prabowo: Sistem Perlindungan Sosial Indonesia Termasuk yang Terkuat di Dunia. Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia memiliki salah satu sistem perlindungan sosial terkuat di dunia yang dibangun melalui berbagai program bantuan dan pemberdayaan masyarakat.

JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki sistem perlindungan sosial yang kuat dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat. 

Berbagai program bantuan dan pemberdayaan yang telah berjalan selama bertahun-tahun dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan negara kesejahteraan atau welfare state.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Menurut Prabowo, kekuatan sistem perlindungan sosial Indonesia tidak dibangun dalam waktu singkat, melainkan merupakan hasil kesinambungan kebijakan dari berbagai pemerintahan yang terus dikembangkan hingga saat ini.

“Kalau kita melihat berbagai program yang berjalan, Indonesia memiliki sistem perlindungan sosial yang sangat kuat. Ini merupakan hasil kerja panjang yang dibangun secara berkelanjutan oleh pemerintah dari masa ke masa,” ujar Presiden, dilansir dari laman presidenri.go.id, Selasa (21/7/2026).

Jangkau Pendidikan, Pangan hingga Perumahan

Prabowo menjelaskan, pemerintah saat ini menjalankan berbagai program perlindungan sosial yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pangan, hingga perumahan.

Program-program tersebut antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), bantuan sembako, hingga berbagai bantuan sosial yang ditujukan untuk masyarakat rentan.

Selain itu, pemerintah juga terus mengembangkan program pemberdayaan ekonomi dan bantuan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satunya melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang memberikan dukungan pembangunan atau perbaikan rumah bagi warga yang membutuhkan.

Presiden bahkan meminta kementerian terkait untuk mengkaji kemungkinan perluasan jumlah penerima manfaat agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan program tersebut.

Subsidi Energi dan Bantuan Pangan Tetap Dilanjutkan

Di sektor kesejahteraan masyarakat, pemerintah juga mempertahankan berbagai kebijakan subsidi dan kompensasi yang selama ini menjadi penyangga daya beli masyarakat.

Program tersebut meliputi subsidi LPG, subsidi listrik, kompensasi bahan bakar minyak seperti solar dan pertalite, hingga bantuan pangan bagi keluarga yang membutuhkan.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan berbagai insentif berupa potongan tarif transportasi, baik untuk perjalanan kereta api maupun angkutan laut, guna membantu masyarakat mengurangi beban pengeluaran.

Menurut Presiden, berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen negara untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah tantangan ekonomi global.

MBG dan Cek Kesehatan Gratis Jadi Program Unggulan

Prabowo juga menyoroti dua program nasional yang saat ini menjadi prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program MBG ditujukan bagi puluhan juta penerima manfaat yang terdiri dari siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga lanjut usia.

Sementara itu, program CKG memungkinkan masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis sehingga kondisi kesehatan dapat diketahui lebih dini dan langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Menurut Presiden, kedua program tersebut menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Fokus Tingkatkan Kualitas SDM

Selain memberikan perlindungan sosial, pemerintah juga terus memperkuat investasi pada pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.

Beberapa program yang terus didorong antara lain magang bagi lulusan baru, pengembangan Sekolah Unggul Garuda, serta berbagai skema beasiswa untuk mendukung peningkatan kualitas generasi muda Indonesia.

Presiden menilai peningkatan kualitas SDM menjadi kunci penting dalam menghadapi persaingan global dan mempercepat kemajuan bangsa.

Ia optimistis Indonesia memiliki modal besar untuk terus tumbuh menjadi negara maju dengan dukungan sumber daya alam yang melimpah, ekonomi yang kuat, dan sistem perlindungan sosial yang terus berkembang.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang semakin kuat dan sejahtera. Yang terpenting adalah menjaga semangat kerja keras dan melanjutkan pembangunan secara berkelanjutan,” tegasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement