TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Insiden ledakan keras yang mengguncang kawasan Kompleks Olahraga Dadaha pada Sabtu (11/7/2026) malam mendapatkan perhatian serius dari Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan. Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan situasi di pusat olahraga dan ekonomi tersebut kini di bawah pengawasan ketat.
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadan menyatakan bahwa penanganan hukum terkait peristiwa yang sempat menghebohkan warga dan para pedagang kaki lima (PKL) tersebut sudah berjalan secara profesional di tingkat kepolisian. Pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya juga telah melaporkan kronologis lengkap kepadanya.
"Yang pertama itu kan sedang diproses ya. Di kepolisian juga dengan Densus 88, dari Satbrimob juga. Yang pasti di Pemerintah Kota dari Kesbangpol pun sudah menginformasikan ke saya bagaimana kejadiannya, bagaimana kronologisnya," ujar Viman saat ditemui di Bale Kota Tasikmalaya, Senin (13/7/2026) pagi.
Pasca-kejadian, Wali Kota Viman langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan jajaran Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dadaha untuk memastikan aktivitas publik tidak terganggu. Momentum ini juga akan dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk melakukan penataan ulang terhadap ekosistem perdagangan di kawasan tersebut.
"Dipastikan Dadaha ini nyaman, aman. Dijadikan momen juga untuk PKL ini betul-betul kita kurasi, betul-betul dipilih," tegas Viman.
Sinergi lintas sektoral kini tengah disiapkan. Kolaborasi yang melibatkan UPTD Dadaha, Disporabudpar, Satpol PP, Kesbangpol, hingga Dinas Sosial akan bergerak menindaklanjuti fungsi pokok dan tugasnya masing-masing. Penataan ini meliputi kenyamanan area SOR Dadaha, kurasi PKL, hingga program pembinaan sosial bagi warga Kota Tasikmalaya.
Guna memulihkan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat, orang nomor satu di Kota Tasikmalaya ini menginstruksikan dinas terkait untuk meningkatkan frekuensi pengawasan di lapangan.
"Contoh sederhananya, melakukan patroli lebih intens lagi, lebih sering lagi setiap hari. Saya juga langsung mengoordinasikan hal tersebut. Dan juga Kaban Kesbangpol bisa melihat dari sisi lain untuk kondisi SDM di Dadaha," pintanya.
Viman menambahkan, langkah antisipasi dan pengawasan ketat ini tidak hanya akan difokuskan di Kompleks Olahraga Dadaha saja, melainkan di seluruh ruang publik yang ada di Kota Tasikmalaya.
"Ini bukan hanya di Dadaha, tapi di semua tempat. Ini (Dadaha) kan sarana olahraga sekaligus memang pusat perkembangan ekonomi juga," pungkas Viman.