Ikuti Kami :

Disarankan:

Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Don Muzakir Yakin Program Makan Bergizi Gratis Kian Optimal

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25 WIB
Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Don Muzakir Yakin Program Makan Bergizi Gratis Kian Optimal
Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Don Muzakir Yakin Program Makan Bergizi Gratis Kian Optimal.

Sudaryono resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/7/2026). Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, optimistis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal kian optimal.

JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, rekam jejak serta pengalaman panjang Sudaryono di sektor pertanian menjadi fondasi krusial dalam memperkuat akselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program strategis prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sudaryono resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026). Ia dipercaya memimpin BGN menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri akibat alasan kesehatan.

Don Muzakir menilai Sudaryono merupakan figur pemimpin yang pekerja keras, detail, serta visioner dalam mengelola program berbasis kerakyatan secara terukur. Karakternya dianggap sebagai modal penting untuk menjamin implementasi program MBG berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

"Selamat kepada Mas Sudaryono atas amanah baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Saya mengenal beliau sebagai pribadi yang sangat pekerja keras, konsisten, dan teliti. Saya optimistis di bawah kepemimpinannya, Program Makan Bergizi Gratis akan berjalan semakin optimal," ujar Don Muzakir dalam keterangan resminya, Rabu (22/7/2026).

Don menegaskan bahwa Sudaryono bukanlah sosok baru dalam ekosistem pelaksanaan MBG. Saat mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono telah terlibat aktif sejak fase formulasi awal, perumusan regulasi, hingga pemantauan uji coba di lapangan.

Keterlibatan mendalam tersebut dinilai memberi keunggulan komparatif bagi Sudaryono dalam memahami arsitektur program MBG secara utuh, khususnya terkait konsolidasi sinergi antarkementerian/lembaga guna menjamin ketersediaan pasokan pangan nasional.

"Mas Sudaryono mengawal program ini dari nol. Beliau paham betul bagaimana peta konsepnya dirancang, eksekusi teknisnya di lapangan, hingga cara mengintegrasikannya dengan sektor pertanian. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang sangat besar untuk memperkuat tata kelola BGN ke depan," jelas Don.

Lebih lanjut, Don berharap keberadaan BGN di bawah kepemimpinan Sudaryono tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas gizi anak bangsa, melainkan juga mampu menggerakkan roda perekonomian lokal.

"Kami berharap Program MBG ini terus menyerap hasil panen dari petani, peternak, nelayan, dan UMKM lokal. Dengan begitu, efek berganda (multiplier effect) dari program nasional ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat tapak," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement