Ikuti Kami :

Disarankan:

Edukasi Pelajar Era Digital, Polres Banjar Gelar Pelatihan Paham AI di SMKN 3 Banjar

Kamis, 10 September 2026 | 13:13 WIB
Edukasi Pelajar Era Digital, Polres Banjar Gelar Pelatihan Paham AI di SMKN 3 Banjar
Edukasi Pelajar Era Digital, Polres Banjar Gelar Pelatihan Paham AI di SMKN 3 Banjar.

Polres Banjar menggelar sosialisasi dan pelatihan Training of Trainer (TOT) "Paham AI" bagi 38 siswa SMKN 3 Banjar pada Rabu (9/9/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap literasi digital generasi muda.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com — Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), bergerak sangat cepat serta mulai merambah ke berbagai lini kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Menyikapi fenomena tersebut, Polres Banjar turut ambil bagian dalam memberikan pemahaman literasi digital kepada para pelajar.

Melalui program "Paham AI", jajaran kepolisian turun langsung ke sekolah-sekolah untuk membekali siswa agar mampu memahami dan memanfaatkan teknologi secara bijak.

Pelatihan kali ini menyasar 38 siswa SMKN 3 Banjar yang menjadi peserta edukasi dan sosialisasi Training of Trainer (TOT) Paham AI pada Rabu (9/9/2026).

Tim instruktur (trainer) Polres Banjar bersama personel Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) menyampaikan materi dasar kecerdasan buatan. Materi yang diberikan tidak sekadar pengenalan visual, melainkan pendalaman konsep mendasar AI.

Dalam kesempatan tersebut, tim pemateri mengenalkan platform pembelajaran Senopati Academy. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti pre-test dan post-test melalui platform tersebut untuk menguji peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah menerima materi.

Seluruh tahapan pengujian berhasil diselesaikan oleh para siswa tanpa kendala. Usai menyelesaikan rangkaian pelatihan, peserta berhak memperoleh Sertifikat Paham AI yang diunduh langsung dari laman resmi Senopati Academy.

Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh hanya disikapi sebagai tren semata, melainkan harus diimbangi dengan kecakapan dan rasa tanggung jawab.

“AI sudah menjadi bagian dari perkembangan zaman. Karena itu, pelajar harus dipersiapkan agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami bagaimana memanfaatkannya secara tepat, cerdas, dan bertanggung jawab,” ujar Didi.

Menurut Didi, lingkungan sekolah merupakan ruang strategis untuk membangun fondasi berpikir kritis peserta didik. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang siap menghadapi disrupsi teknologi sekaligus memanfaatkannya untuk menunjang pembelajaran.

Melalui program TOT Paham AI ini, Polres Banjar menegaskan perannya yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, melainkan aktif berkontribusi mendampingi generasi muda di era digital.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement