Ikuti Kami :

Disarankan:

Tanggapi Aksi Cipayung Plus, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Tandatangani 10 Kesepakatan Keamanan

Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB
Tanggapi Aksi Cipayung Plus, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Tandatangani 10 Kesepakatan Keamanan
Tanggapi Aksi Cipayung Plus, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Tandatangani 10 Kesepakatan Keamanan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya, DPRD, dan Polres Tasikmalaya Kota resmi menandatangani 10 poin kesepakatan aspirasi yang diajukan aliansi Cipayung Plus dan Poros Pelajar usai aksi unjuk rasa pada Selasa (8/9/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya bersama DPRD Kota Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota menerima sekaligus menandatangani 10 poin aspirasi yang disampaikan oleh aliansi Cipayung Plus dan Poros Pelajar Kota Tasikmalaya. Kesepakatan tersebut dicapai usai aksi unjuk rasa yang berlangsung hingga Selasa (8/9/2026) malam.

Aspirasi tersebut berfokus pada penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya sebagai respons atas maraknya aksi kekerasan jalanan yang meresahkan warga belakangan ini.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa masukan dari kalangan mahasiswa dan pelajar menjadi bahan evaluasi krusial dalam memperkuat rasa aman di wilayahnya.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah Kota, DPRD, Polres, masyarakat, termasuk mahasiswa, memiliki kepentingan yang sama agar Kota Tasikmalaya tetap aman dan kondusif. Sepuluh poin yang disampaikan akan kami tindaklanjuti secara bertahap sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Viman usai menandatangani nota kesepakatan.

Menurut Viman, meski Pemkot dan jajaran kepolisian telah rutin menggelar patroli, perkembangan situasi di lapangan menuntut pemetaan yang lebih presisi, terutama di lokasi rawan dan wilayah minim penerangan jalan.

“Yang harus kita perkuat adalah pencegahan. Jangan menunggu kejadian baru bergerak. Titik rawan harus dipetakan, penerangan diperbaiki berdasarkan prioritas, patroli diperkuat, dan sistem keamanan lingkungan kembali diaktifkan,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Tasikmalaya telah mengidentifikasi sekitar 700 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang perlu dipetakan dan ditangani secara bertahap. Selain itu, jajaran aparatur kewilayahan dari tingkat kecamatan hingga kelurahan diinstruksikan untuk mengintensifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Edukasi terhadap generasi muda juga menjadi perhatian utama. Pemkot mendorong sinergi antara sekolah, orang tua, serta komunitas pemuda untuk mencegah remaja terlibat dalam geng motor maupun aktivitas kekerasan jalanan.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andik Eko Siswanto, memastikan pihak kepolisian akan memperkuat intensitas serta menambah jam patroli, khususnya di jalur dan wilayah berisiko tinggi.

Viman menambahkan, menjaga keamanan kota tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum semata, melainkan butuh pendekatan terintegrasi yang melibatkan perbaikan infrastruktur, pendidikan karakter, hingga komunikasi publik yang kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi di media sosial.

“Kita ingin malam di Kota Tasikmalaya tetap menjadi ruang yang aman bagi masyarakat, bagi pedagang, pekerja, pengemudi, anak muda, maupun warga yang beraktivitas. Pemerintah bersama seluruh unsur akan terus bekerja untuk menjaga itu,” pungkas Viman.

Aksi penyampaian aspirasi yang dimulai sejak siang hari tersebut berakhir pukul 21.30 WIB dengan tertib, aman, dan terkendali.

10 Poin Aspirasi yang Disepakati:

 * Memperkuat koordinasi nyata antara Pemerintah Kota, DPRD, dan Polres Tasikmalaya Kota.

 * Mengedepankan langkah proaktif dan preventif sebelum terjadinya gangguan keamanan.

 * Membangun dan mengaktifkan posko pemantauan pada titik rawan kriminalitas.

 * Mengoptimalkan dan memperbaiki penerangan jalan umum, terutama pada titik rawan.

 * Mempercepat penanganan jalan rusak yang berpotensi membahayakan pengguna.

 * Memberikan rasa aman bagi pedagang dan masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

 * Mengaktifkan kembali siskamling dan pos ronda berbasis masyarakat.

 * Meningkatkan edukasi kepada generasi muda terkait pencegahan keterlibatan dalam kelompok kekerasan.

 * Meningkatkan patroli gabungan secara berkala pada jam dan jalur rawan.

 * Melaksanakan evaluasi kebijakan keamanan daerah secara berkala dan berkelanjutan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement