Ikuti Kami :

Disarankan:

Prabowo di HUT Demokrat ke-25: Perbedaan Boleh, Persatuan Harus Tetap Dijaga

Kamis, 10 September 2026 | 07:33 WIB
Prabowo di HUT Demokrat ke-25: Perbedaan Boleh, Persatuan Harus Tetap Dijaga
Prabowo di HUT Demokrat ke-25: Perbedaan Boleh, Persatuan Harus Tetap Dijaga. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam kehidupan demokrasi saat menghadiri HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta.

JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, perbedaan pandangan, kritik, maupun kompetisi politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi, tapi tidak boleh menghilangkan semangat kebersamaan sebagai satu bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa bangsa yang memilih jalan demokrasi harus terbuka terhadap kritik dan koreksi. Ia menilai kritik, masukan, dan perbedaan pendapat merupakan bagian penting dalam proses pembangunan selama bertujuan untuk kepentingan rakyat.

“Bangsa yang besar dan memilih demokrasi harus mampu menerima kritik dan koreksi sebagai bagian dari upaya membangun negara yang lebih baik,” ujar Prabowo, seperti dilansir dari laman presidenri.go.id, Kamis (10/9/2026).

Presiden juga menilai demokrasi Indonesia telah menunjukkan tingkat kedewasaan yang semakin baik. Meski terdapat perbedaan pilihan politik dan persaingan antarkelompok, masyarakat tetap mampu menjaga hubungan persaudaraan, persahabatan, dan semangat kekeluargaan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus dipertahankan agar demokrasi tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi sarana memperkuat persatuan nasional.

“Berbeda pilihan, berbeda pandangan, bahkan saling mengkritik adalah hal yang biasa. Namun yang terpenting, kita tetap rukun, tetap bersahabat, dan tetap menjaga persatuan sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.

Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan tantangan pembangunan yang tidak ringan. Pemerintah harus mampu melayani masyarakat yang tersebar di ribuan pulau, termasuk wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan akses.

Meski demikian, ia optimistis Indonesia memiliki fondasi kuat untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut. Menurutnya, persatuan nasional menjadi modal utama dalam mewujudkan kemajuan bangsa.

“Indonesia di usia ke-81 tetap kokoh dan bersatu. Perbedaan tidak membuat kita terpecah, justru menjadi kekuatan untuk menghadapi masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Ia menyinggung berbagai proyeksi internasional yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi ekonomi terbesar di dunia pada masa mendatang.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu melanjutkan pembangunan dan membawa Indonesia menjadi negara yang semakin maju dan berdaya saing.

Presiden menegaskan bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan jalan bagi generasi berikutnya agar dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembangunan nasional.

Menutup sambutannya, Prabowo mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus memperkuat demokrasi, menjaga persatuan, dan bekerja sama demi kemajuan Indonesia.

“Dengan persatuan dan kebersamaan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi bangsa yang semakin kuat, maju, dan sejahtera di masa depan,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement